Berita

Warga Batuputih Ditemukan Tewas, Diduga Konsumsi Miras Berlebihan

×

Warga Batuputih Ditemukan Tewas, Diduga Konsumsi Miras Berlebihan

Sebarkan artikel ini

Ket Foto. Nampak Polisi dan tim medis melakukan identifikasi korban 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu 

SUARA TTS.COM | SOE – Arkis Kause, (28) seorang Pedagang asongan di pertigaan Batuputih ditemukan tak bernyawa Senin 19 Juli 2022, di belakang rumah Frans Naitboho di RT 04/RW 02 Desa, Oebobo Kecamatan Batuputih Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Kapolsek Batuputih, Ipda Junedi Lian kepada SUARA TTS.COM via WhatsApp, Rabu 20 Juli 2022 mengatakan korban selama ini tinggal di rumah Frans Naitboho. Berdasarkan informasi,Arkis Kause sejak Senin malam minum minuman keras (Miras) diluar rumah dan saat  pulang ke rumah dalam keadaan mabuk.

Korban kembali minum minuman keras lagi  bersama Seonaldo Naitboho hingga lemas.

Sekitar pukul 09.00 WITA diketahui korban sudah dalam keadaan kaku dan meninggal dunia.

Dengan adanya laporan tersebut, anggota piket jaga turun ke tempat kejadian. Dibantu Babinsa Koramil 1621-01 Kota SOE, Kapolsek Batuputih,Ipda Jenedi Lian dan Tim Kesehatan Puskesmas Batu putih dr. Merchy F. Langko kemudian melakukan visum luar pada tubuh korban.

Berdasarkan hasil identifikasi, tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban tetapi diduga tewas akibat mengonsumsi miras berlebihan.

“Hasil Visum korban oleh dr. Merchy F.Langko tidak ditemukan kekerasan pada korban namun ada tercium bau alkohol ,”jelas Kapolsek Ipda Jenedi Lian.

Pihak keluarga menerima kematian tersebut sebagai takdir dan membuat berita acara penolakan untuk otoupsi.

Sambil menunggu keluarga dari Desa Oenai Kecamatan Kie, Jenasah korban disemayamkan sementara di rumah Frans Naitboho.(ES).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…