Berita

Ruas Jalan Kie-Oinlasi Rusak Akibat Gempa, Tim Dinas PU Turun Lokasi

×

Ruas Jalan Kie-Oinlasi Rusak Akibat Gempa, Tim Dinas PU Turun Lokasi

Sebarkan artikel ini

Ket Foto : Nampak kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Ki’e – Oinlasi 

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota.

SUARA TTS. COM | SOE – Gempa berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang Malaku Tenggara Barat dan terasa hingga Kabupaten TTS, Propinsi NTT. Gempa yang berpusat di 136 Km laut Malaku Tenggara Barat tersebut terjadi pada pukul 01.47 WITA.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mencabut peringatan dini tsunami.

Akibat gempa tersebut, Ruas Jalan Kie-Oinlasi titik Desa Napi mengalami kerusakan kurang lebih sepanjang 100 meter. Badan jalan mengalami amblas dan retak. Ket foto : Nampak ruas jalan yang mengalami keretakan.

Kepala Dinas PU, Marthelens Ch Liu  yang dikonfirmasi Selasa 10 Januari 2023 membenarkan ruas jalan Kie-Oinlasi mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi pada Selasa dini hari.

Oleh sebab itu, tim Dinas Perhubungan akan dikerahkan ke lokasi guna melakukan penanganan.

“ petugas dan alat berat sudah kita siapkan untuk diterjunkan ke lokasi guna melakukan penanganan,” ungkap Lens. Penangan akan langsung dilakukan agar ruas jalan oinlasi-Kie tidak putus.

“ kita lakukan penangan cepat agar ruas jalan Kie-Oinlasi titip Napi tidak putus,” terang pria berkaca mata ini. (DK)

Editor : Erik Sanu 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…