Berita

Ribuan Anakan Kelor di MaKodim 1621 TTS Mulai Tumbuh Subur

×

Ribuan Anakan Kelor di MaKodim 1621 TTS Mulai Tumbuh Subur

Sebarkan artikel ini

Ket foto : Nampak anggota kodim 1621/TTS sedang merawat ribuan anakan kelor

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE – Program kelornisasi yang dilakukan oleh Kodim 1621/TTS Koramil 02 Amanuban Tengah kini menginjak pada usia 1 bulan lamanya.Anakan kelor ditanam sekitar bulan November 2022 lalu.

Sebanyak 25.000 pohon yang ditanam di Makodim 1621/TTS sebagai percontohan kelornisasi program kerja Koramil 02/Amanuban Tengah.

Danramil 02/Amanuban Tengah Kapten Inf. Gunawan Budi. H. mengatakan kelornisasi yang digagas oleh satuan Kodim 1621/TTS untuk setiap Koramil jajaran , agar membuat percontohan kelornisasi sudah terlihat tumbuh subur menginjak usia 1 bulan lebih.

“Kedepan kita akan manfaatkan hasilnya untuk kebutuhan sumber obat dan makanan bergizi , dengan harapan masyarakat juga ikut mengembangkan kelornisasi seperti yang dilakukan oleh Koramil 02/Amanuban Tengah ”.Ujarnya.Ket foto : Nampak ribuan anakan kelor tumbuh subur di Makodim TTS.

Menurut Gunawan, sebagai Babinsa mereka sangat peduli terhadap penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Serda Emanuel Misa yang mendapat jadwal untuk merawat kelornisasi percontohan Koramil 02/Amanuban Tengah juga menambahkan perawatan tanaman kelor tidaklah terlalu sulit , karena pohon kelor termasuk tanaman yang mudah tumbuh diberbagai tempat.

Selain itu hama pada kelor juga tidak terlalu banyak, sehingga tanaman kelor mudah subur dan cepat membesar sehingga daunnya bisa dimanfaatkan.

Terlihat, Babinsa Serda Emnuel Missa dan beberapa anggota sangat bersemangat dalam merawat membersihkan dan menyiram anakan kelor.

Sementara itu, Dandim 1621/ TTS Letkol Arm.Roni Hermawan,SH MM mendorong Danramil 1621 – 02 /Amanuban Tengah Kapten Inf Gunawan Budi.H agar melanjutkan perintah ke anggota Koramil 1621/TTS -02/ Amanuban Tengah secara bergantian/membuat jadwal untuk merawat dan menyiram anakan kelor yang sudah mulai tumbuh.

**Sumber Pendim 1621/TTS **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…