Berita

TIM SAR GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI SEORANG PRIA YANG JATUH KEDALAM SUMUR DI KELURAHAN MAUBELI KECAMATAN KOTA KEFA MENANU KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA (TTU) NTT

×

TIM SAR GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI SEORANG PRIA YANG JATUH KEDALAM SUMUR DI KELURAHAN MAUBELI KECAMATAN KOTA KEFA MENANU KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA (TTU) NTT

Sebarkan artikel ini

 

Kupangonline.com,Kupang- (10/4/2024), Pukul 09.25 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menerima informasi perihal seorang warga yang terjatuh kedalam sumur sedalam 15 meter di Kelurahan Maubeli Kecamatan Kota Kefa Mananu Kabupaten Timor Tengah Utara NTT dan meminta bantuan evakuasi.

Berdasarkan informasi, Korban A.n Amos Usat Nes (31 tahun) asal Kelurahan Maubeli Kecamatan Kota Kefa Mananu RT28 Rw 06 Kabupaten Timor Tengah Utara, terjatuh saat melihat ayamnya di sekitar bibir sumur dan korban terpeleset jatuh ke dalam sumur, pihak keluarga bersama warga sekitar berusaha menolong korban namun tidak berhasil.

Merespon laporan permintaan evakuasi dari keluarga korban, pada pukul 09.35 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang langsung menerjunkan tim personal Rescuer Basarnas Kupang menggunakan Rescue D-Max dan dilengkapi Palsar Air (SCBA) dan Palsar pendukung lainnya menuju lokasi kejadian dengan jarak 183 km guna melaksanakan evakuasi terhadap korban.

Pada pukul 13.35 Wita tiba di lokasi kejadian, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari unsur, Basarnas Kupang, Unit Siaga SAR Atmabua, BPBD Kabupaten TTU, Polres TTU, Dinsos TTU, Damkar TTU, Babinkamtipmas Kefamananu, Babinsa Kefamananu, Keluarga korban dan masyarakat langsung melaksanakan evakuasi. Sekitar pukul 15.15 Wita Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban dari sumur dalam keadaan meninggal dunia dan Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kefamananu Timor Tengah Utara.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, I Putu Sudayana, S.E., M.A.P menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan atas pelaksanaan operasi yang telah dilaksanakan sehingga korban berhasil dievakuasi.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…