Berita

Surat Tanda Kecewa atas Penolakan Laporan Pelanggaran Kampanye oleh Andi Alatas

×

Surat Tanda Kecewa atas Penolakan Laporan Pelanggaran Kampanye oleh Andi Alatas

Sebarkan artikel ini

 

Kupangonline.com ,kupang-Saya, ingin menyampaikan rasa kecewa yang mendalam terkait dengan penolakan laporan yang saya ajukan kepada Bawaslu NTT mengenai dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh saudara Junaidin.

Penolakan tersebut, yang disebabkan oleh alasan tidak memenuhi unsur formal dan materiil, telah menimbulkan ketidakpuasan yang besar bagi saya dan masyarakat yang berharap akan keadilan dalam proses demokrasi.

Saya telah berupaya sebaik mungkin untuk menyampaikan laporan dengan lengkap dan jelas, dengan harapan agar Bawaslu NTT dapat mengambil tindakan yang tepat sesuai dengan hukum yang berlaku. Namun, penolakan ini membuat saya merasa bahwa hak-hak saya sebagai warga negara untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi tidak dihargai sepenuhnya.

Saya memahami bahwa setiap lembaga memiliki prosedur dan kriteria tertentu dalam menangani laporan yang diterima. Namun, saya merasa bahwa penolakan ini tidak didasarkan pada substansi dari laporan yang saya ajukan.

Oleh karena itu, melalui surat ini, saya ingin mengajukan permohonan agar Bawaslu NTT dapat melakukan tinjauan ulang terhadap laporan yang telah saya ajukan, dengan mempertimbangkan dengan seksama unsur-unsur formal dan materiil yang dimaksud.

Saya berharap tindakan ini dapat membawa keadilan bagi semua pihak yang terlibat dan memastikan bahwa proses demokrasi di wilayah kami berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…