BeritaPemerintahan

Karo Perekonomian NTT Sidak Ke Pasar Inpres Soe

×

Karo Perekonomian NTT Sidak Ke Pasar Inpres Soe

Sebarkan artikel ini

Ket foto ; Nampak suasana sidak di Pasar Inpres Soe.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM, Erik Sanu 

SUARA TTS.COM | SOE – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Nusa Tenggara Timur, Selasa (12/12/2022), melakukan inspeksi mendadak ke pasar inpres Soe untuk memantau harga serta ketersediaan kebutuhan pokok.

Sidak tersebut dipimpin oleh Kepala Biro Ekonomi Setda NTT,DR Lery Rupidara yang didampingi oleh Kabag Ekonomi dan SDA Setda TTS,Ardi Aprianus Benu,S.Sos, Kadis Pertanian,Otnial Neonane.

Sidak mulai dilakukan dengan memantau harga kebutuhan pokok seperti telur, daging ayam, cabai dan tomat berbagai jenis serta kebutuhan pokok lainnya yang dapat menimbulkan inflasi bagi daerah.

Usai melakukan sidak, Karo Perekonomian Setda NTT, DR Leri Rupidara kepada wartawan mengatakan inspeksi dilakukan guna mengetahui harga jenis kebutuhan pokok di pasar inpres Soe.

Menurutnya, pemerintah berupaya untuk menjamin ketersediaan stok, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga dan komunikasi yang efektif dilakukan untuk memastikan masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhannya dengan harga yang terjangkau.

Sementara itu salah satu penjual,Reni Tamonob pada kesempatan tersebut mengaku saat ini harga cabai yang naik 100 persen yakni sebelumnya dijual per kilo 40 ribu namun sekarang 80 ribu.

“Kita ambil dari petani 70 ribu jadi jual 80 ribu tapi orang tetap beli”, ujarnya.

Terpantau harga bawang merah sebelunya 30 ribu per kg sekarang 40 kg bahkan berpotensi naik hingga 50 kg.

Sementara itu harga daging sapi di Kios Putri Solo dijual dengan 100 ribu per kg.
Harga berbagai kebutuhan pokok naik akibat permintaan yang tinggi.(Sys)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…