klik X untuk tutup iklan ini
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

Gibran hadiri Silaturahmi Desa Bersatu di GBK

×

Gibran hadiri Silaturahmi Desa Bersatu di GBK

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

[ad_1]


Jakarta (BERITA CALEG) – Calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri kegiatan Silaturahmi Desa Bersatu yang digelar beberapa asosiasi perangkat desa di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu.

Gibran tiba di lokasi acara pada Minggu sore pukul 15.24 dengan didampingi istrinya Selvi Ananda. Massa yang sudah memadati lokasi acara pun berebut untuk bersalaman dan berswafoto dengan Gibran.

Example 300x600

Di lokasi sudah hadir beberapa tokoh, yakni Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dan mantan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule.

Ada juga jajaran Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, yakni Dewan Pakar TKN Budiman Sudjatmiko, Dewan Pengarah TKN Yusril Ihza Mahendra, Sekretaris TKN Nusron Wahid dan anggota TKN Andre Rosiade. Turut hadir Ketua Umum DPP Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Surta Wijaya.

Baca juga: Prabowo hadiri Rakernas APDESI minta kades tingkatkan kerja sama

Pada kesempatan sama, Koordinator Nasional Desa Bersatu Muhammad Asri Annas mengatakan Silaturahmi Nasional Desa Bersatu adalah kegiatan rutin tahunan dan tahun ini dihadiri ribuan kepala desa, badan permusyawaratan desa dan perangkat desa.

Annas mengatakan dirinya tidak hanya mengundang Gibran, namun juga capres Prabowo Subianto dan pasangan capres-cawapres lainnya untuk menyampaikan aspirasi dari masyarakat desa.

“Hari ini kita menghadirkan Mas Gibran Rakabuming Raka sebagai tokoh muda inspiratif. Kita juga sebenarnya mengundang Bapak Prabowo. Kami juga sebenarnya berkomunikasi dengan seluruh capres,” kata Annas di GBK, Minggu.

Baca juga: Sejumlah perwakilan kepala desa temui Jokowi bahas revisi UU Desa

Annas berharap pertemuan dengan para capres-cawapres tersebut bisa mengakomodir aspirasi dari perangkat dan masyarakat desa.

“Ada beberapa poin penting yang kami berharap bisa diakomodasi ke depan. pertama adalah reformasi tata kelola desa, kemudian kedua, dana desa Rp5 miliar bersifat afirmatif, kemudian evaluasi pendamping desa. Ketiga adalah memperbaiki kesejahteraan perangkat desa, BPD, dan seluruh instrumen organisasi yang ikut mendukung pemerintah,” ujarnya.

Baca juga: APDESI Biak minta 257 kepala kampung wujudkan pemilu damai

Baca juga: Bawaslu minta kepala desa tidak menjadi pelaksana kampanye pemilu

Baca juga: Gibran blusukan ke Sumatera targetkan menang Pilpres 2024 satu putaran

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © BERITA CALEG 2023

[ad_2]

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *