Berita

Dandim 1621/TTS Santuni Anak Yatim Piatu

×

Dandim 1621/TTS Santuni Anak Yatim Piatu

Sebarkan artikel ini

Ket Foto : Nampak Dandim 1621/TTS saat memberikan santunan kepada anak yatim piatu.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE – Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat Ke -77 Tahun 2022 yang mengusung tema ‘TNI Angkatan Darat Di Hati Rakyat’ Kodim 1621/TTS mengadakan bakti sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim Piatu di Aula Makodim Rabu, (14/12/22).

Dandim 1621/TTS Letkol Arm Roni Hermawan mengatakan,bakti sosial ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD yang ke-77.

“kita adakan bakti sosial berupa pemberian santunan bagi anak yatim agar hubungan erat dan emosional yang terjaga selama ini tetap kuat, dimana TNI AD salah satu tugasnya adalah membantu kesulitan rakyat sekelilingnya,” ujarnya.

Dandim menambahkan, bantuan tersebut tidak seberapa nilainya akan tetapi ini bisa dijadikan suatu momen untuk bersilaturahmi  dan bertatap muka dengan para anak anak yang adalah penerus dan  harapan bangsa.

Rizal Anum, salah satu anak yatim piatu dari Panti Asuhan Al Daqwa Niki-Niki pada kesempatan itu  mengucapkan terima kasih kepada KASAD melalui Kodim 1621/TTS yang telah peduli  anak yatim piatu dengan memberikan santunan.

“Bantuan ini sangat bermanfaat. kami tidak bisa membalas budi baik Bapak TNI AD, hanya melalui doa kami panjatkan semoga TNI AD tetap sukses dan jaya selamanya”,ujar Rizal.

Hal yang sama diungkapkan Alvin Koilhar,siswa  SMA Tunas Harapan ini sangat berterima kasih kepada TNI yang punya kepedulian terhadap anak yatim piatu.

Dirinya kagum dengan TNI karna selain bertanggung jawab menjaga keutuhan NKRI,juga masih memiliki kepedulian terhadap rakyat kecil.

“Saya berterima kasih kepada Kodim 1621/TTS yang sudah peduli anak yatim piatu dengan memberikan santunan, ini sangat bermanfaat”,ujar siswa kelas X ini.

Pemuda yang tinggal di Panti Asuhan Anugrah  Nunumeu ini berharap jajaran TNI,mulai dari pusat sampai daerah tetap berada dalam lindungan Tuhan, selalu sukses dan jaya serta tetap memberikan kenyamanan bagi seluruh rakyat Indonesia.(**Sumber Pendim 1621/TTS**)

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…