Berita

Dandim 1621/TTS Sambangi Pospam Natal dan Tahun Baru,Ini Tujuannya

×

Dandim 1621/TTS Sambangi Pospam Natal dan Tahun Baru,Ini Tujuannya

Sebarkan artikel ini

Ket Foto : Nampak Dandim TTS, Roni Hermawan saat menyambangi pos pengamanan di Gereja Petra Soe 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE – Dandim 1621/TTS,  Letkol Arm.Roni Hermawan, SH.MM melakukan pengecekan di sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 diwilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) 24 Desember 2022, Pukul 08.00 WITA.

Beberapa Pospam yang dicek oleh Dandim 1621/TTS  antara lain Pos pengamanan  di Gereja GMIT Efata So’e , Pos pengamanan di Gereja GMIT Imanuel Kesetnana, dan pos Pengamanan Di Gereja GMIT Sonhalan Niki-Niki

Pada kesempatan tersebut, Dandim Roni  mengatakan bahwa kegiatan pengecekan pos pam dilaksanakan untuk memastikan seluruh personel yang dilibatkan telah berada di masing masing Pospam sesuai dengan plotingnya.Ket foto : Dandim TTS, Roni Hermawan berpose bersama tim  pengamanan gabungan.

Selain itu juga untuk mengetahui sejauh mana kesiapan anggota yang melaksanakan pengamanan di lapangan. ” Kita cek tampilan personil, kesiapan sarana prasarana pos pam serta penguasaan personil pos pam terkait Standar Operasional Prosedural (SOP) pengamanan di obyek yang diamankan”, ujarnya.

Dandim menambahkan, dalam rangka mengamankan perayaan Natal tahun 2022 dan Tahun baru 2023, Polres TTS Dan Kodim 1621/TTS  melaksanakan Operasi Lilin Turangga 2022 yang digelar secara serentak mulai tanggal 23 Desember 2022 sampai 02 Januari 2023.

Dikatakan, pengamanan tersebut melibatkan ratusan personel gabungan dari POLRI yang dibantu unsur TNI ,Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, serta beberapa unsur terkait lainya termasuk organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Timor Tengah   Selatan.

Melalui pelaksanaan Operasi Lilin Turangga 2022, Dandim menyampaikan bahwa pihaknya bersama stakeholder memastikan  perayaan Natal dan menjelang pergantian tahun, berjalan dengan aman tertib dan kondusif.

Dandim Roni juga menghimbau kepada warga masyarakat khususnya yang melakukan mudik baik dari Kabupaten TTS atau sebaliknya untuk mengikuti himbauan dari BMKG Nusa Tenggara Timur dimana beberapa hari terakhir, wilayah Kabupaten TTS dilanda cuaca hujan lebat.

“kami berpesan untuk berhati hati dan waspada kepada saudara saudara warga masyarakat yang melakukan perjalanan ” tutup Dandim 1621/TTS.

**Sumber@Pendim 1621/TTS**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…