klik X untuk tutup iklan ini
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

Cak Imin: Perlu perangkat regulasi kembangkan ekonomi syariah

×

Cak Imin: Perlu perangkat regulasi kembangkan ekonomi syariah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

[ad_1]


Yang harus dilakukan pemerintah adalah menyiapkan seluruh perangkat regulasi agar tumbuh kembang seluruh industri halal (terjamin)Jakarta (BERITA CALEG) – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 Abdul Muhaimin Iskandar menilai pemerintah perlu menyiapkan perangkat regulasi untuk mendukung perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.

“Yang harus dilakukan pemerintah adalah menyiapkan seluruh perangkat regulasi agar tumbuh kembang seluruh industri halal (terjamin),” kata Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, dalam debat kedua Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat malam.

Example 300x600

Ia menambahkan regulasi itu diperlukan pula untuk membuat sertifikasi halal bagi produk-produk, terutama produk dari UMKM dapat bernilai murah, bahkan gratis.

Hal tersebut ia sampaikan untuk menanggapi pertanyaan cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka mengenai strategi Cak Imin meningkatkan peringkat Indonesia dalam State of the Global Islamic Economy (SGIE).

Berdasarkan SGIE Report 2022, perekonomian syariah Indonesia menduduki peringkat keempat setelah Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirate Arab.

Baca juga: Debat Cawapres: Gibran ajarkan Muhaimin soal SGIE

Baca juga: Cak Imin: Pinjol dan judi online harus “dislepet” lagi

Sebelumnya, Cak Imin sempat mengaku belum mengetahui mengenai istilah SGIE. Oleh karena itu, Gibran pun menyampaikan penjelasan lebih lanjut.

“Jadi, SGIE itu adalah State of the Global Islamic Economy. Misalnya, sekarang yang sudah masuk peringkat 10 besar adalah makanan halal kita, skincare halal kita, fesyen kita. Nah itu yang saya maksud, Gus,” ujar Gibran.

Setelah mendengarkan penjelasan dari Gibran bahwa istilah SGIE terkait dengan pengembangan ekonomi syariah, Cak Imin menyatakan ekonomi tersebut memang perlu dikembangkan karena Indonesia berpotensi menjadi pusat ekonomi syariah dunia.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan tiga pasang capres-cawapres peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 pada Senin 13 November 2023.

Hasil pengundian nomor urut sehari berselang menetapkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.

Selepas debat pertama antarcapres pada Selasa (12/12), KPU menggelar debat kedua yang melibatkan tiga cawapres pada Jumat (22/12) di Jakarta.

Tema debat kedua meliputi ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur, dan perkotaan.

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © BERITA CALEG 2023

[ad_2]

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *