Uncategorized

Dari Gedung BAPPERIDA Larantuka, Semangat Pelayanan Imigrasi terus Bergerak sebagai Wujud Imigrasi untuk Rakyat

60
×

Dari Gedung BAPPERIDA Larantuka, Semangat Pelayanan Imigrasi terus Bergerak sebagai Wujud Imigrasi untuk Rakyat

Sebarkan artikel ini

 

Kupangonline.com,Larantuka, Flores Timur, 27/08/2026 — Komitmen menghadirkan pelayanan keimigrasian yang mudah dijangkau masyarakat terus diwujudkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur. Pasca launching perdana layanan Imigrasi di Larantuka pada 11 Agustus 2026, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Saroha Manullang, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan layanan paspor di Kabupaten Flores Timur.

Dalam peninjauan tersebut, Saroha Manullang didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Marlindawati Manullang, dan Kepala Kantor Imigrasi Maumere, Dianta Sinuraya. Rombongan meninjau langsung pelayanan Keimigrasian yang dilaksanakan di Gedung BAPPERIDA Kabupaten Flores Timur, yang menjadi lokasi layanan paspor bagi masyarakat Flores Timur.

Dalam kesempatan itu, Kakanwil Imigrasi berbincang dengan sejumlah warga Adonara yang sedang mengurus permohonan paspor.
Antusiasme masyarakat terlihat dari respons positif warga terhadap hadirnya layanan Keimigrasian di Larantuka. Bagi masyarakat Flores Timur, khususnya yang selama ini harus menempuh perjalanan menuju Maumere untuk mendapatkan layanan paspor, kehadiran layanan di Larantuka memberikan kemudahan sekaligus memangkas jarak pelayanan. “Dengan adanya layanan Imigrasi di Larantuka, masyarakat Flores Timur tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan paspor. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang semakin dekat, mudah dan responsif kepada masyarakat,” ujar Saroha Manullang.

Selain meninjau pelayanan, Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT juga melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Kepala Baperidda Kabupaten Flores Timur, Apolonia Corebima. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat sinergi sekaligus membahas dukungan sarana dan prasarana penunjang pelayanan Keimigrasian di Larantuka.

Diketahui, lantai 2 Gedung BAPPERIDA Kabupaten Flores Timur saat ini dimanfaatkan oleh Kantor Imigrasi Maumere sebagai lokasi pelaksanaan layanan paspor. Karena itu, keberadaan sarana dan prasarana yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang nyaman, efektif, dan berkualitas.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Flores Timur yang membahas langkah-langkah penguatan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Flores Timur dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT. Salah satu agenda penting yang dibahas adalah penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pemanfaatan Gedung BAPPERIDA melalui mekanisme pinjam pakai sebagai lokasi layanan Keimigrasian. Selain itu, turut dibahas rencana hibah lahan untuk pendirian Kantor Imigrasi Flores Timur sebagai langkah strategis menuju tersedianya layanan Keimigrasian yang lebih permanen di wilayah tersebut.
Langkah ini menunjukkan bahwa penguatan layanan Keimigrasian di Flores Timur tidak hanya berorientasi pada pelayanan jangka pendek, tetapi juga diarahkan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan infrastruktur yang berkelanjutan.

Peninjauan tersebut sekaligus memperlihatkan kesinambungan antara layanan yang telah berjalan dengan cita-cita menghadirkan Kantor Imigrasi Flores Timur. Layanan paspor di Gedung BAPPERIDA menjadi langkah awal untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sementara pembahasan hibah lahan menjadi bagian dari upaya mempersiapkan kehadiran kantor imigrasi yang lebih kuat dan permanen di Flores Timur.
Saroha Manullang menegaskan bahwa keberhasilan menghadirkan pelayanan Keimigrasian di daerah tidak dapat dilakukan oleh Imigrasi sendiri. Diperlukan dukungan dan kolaborasi pemerintah daerah, termasuk penyediaan sarana prasarana dan dukungan kelembagaan.
“Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur merupakan kunci. Kita ingin layanan ini terus berkembang dan pada akhirnya dapat mendukung terwujudnya kehadiran Kantor Imigrasi di Flores Timur. Dengan demikian, masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin dekat, cepat dan berkualitas,” ungkapnya.

Sebelumya, pada pertemuan informal dalam jamuan makan malam bersama Bupati Kabupaten Flores Timur, Anton Doni Dihen, Kakanwil Imigrasi NTT mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Flores Timur sehingga layanan keimigrasian dapat berjalan meskipun dengan waktu dan SDM yang terbatas. Komitmen Pemda Flores Timur merupakan wujud nyata kolaborasi pemerintah daerah sebagai fondasi menuju hadirnya Kantor Imigrasi Flores Timur.(Xx)