BeritaPendidikan dan Kebudayaan

Siapkan Pemimpin Unggulan, Galeka Uyelewun Kupang Gelar LKTD

×

Siapkan Pemimpin Unggulan, Galeka Uyelewun Kupang Gelar LKTD

Sebarkan artikel ini

Kupangonline.com- Kupang-Galeka Uyelewun Kupang menggelar kegiatan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) dengan mengusung tema “Menyiapkan Generasi Yang Memiliki Jiwa Kepemimpinan Yang Berdedikasi Tinggi Dan Bertanggungjawab Dalam Mempertahankan Eksistensi Organisasi” di Aula Kampus STIE Oemathonis Kupang, Jalan Frans Seda, Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Mulai hari Jumat 05-07 Minggu 2024.

Kegiatan seremonial ini dihadiri oleh seluruh pengurus Galeka Uyelewun Kupang, anggota baru, para senior muda, alumni dan juga para tamu OKP sejawat undangan lainnya yang turut berpartisipasi untuk menyukseskan acara pembukaan ini.

Nasrun Ledo selaku Ketua Umum Galeka Uyelewun Kupang mengatakan, Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) merupakan kegiatan formal setelah kegiatan Keu Leu Pihaq Auq (KLPA).

“Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) Galeka Uyelewun Kupang merupakan kegiatan formal setelah kegiatan Keu Leu Pihaq Auq (KLPA). Sehingga kegiatan LKTD bisa menjadi ruang bagi teman-teman Galeka mampu meningkatkan kapasitas serta potensi diri mereka. Tanpa kegiatan-kegiatan formal seperti ini, maka teman-teman Galeka tidak bisa mengekspresikan/mengaktualisasikan potensi-potensi yang ada dalam benak mereka sejak lama,” pungkasnya.

Lanjut Nasrun, Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) ini merupakan awal dari sebuah proses untuk membina dan membentuk karakter pribadi seseorang. “Karena itu, mari memotivasi diri teman-teman untuk berorganisasi. Galeka hadir karena proses, karena itu proses itu tak mudah. Teman-teman beruntung sekali karena ada perhatian dari senior/alumni dan mari hargai proses ini,” kata Nasrun.

Adapun serangkaian materi Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) Galeka Uyelewun Kupang dalam tiga hari ke depan meliputi pelatihan jurnalistik, filsafat dasar, sejarah gerakan mahasiswa, kebudayaan II, teknik investigasi dan advokasi, teknik memimpin rapat, serta latihan pembuatan ToR dan proposal.

Lalu menurut Maria Valentina sebagai Ketua Panitia LKTD Galeka Uyelewun Kupang, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat luar biasa dimana kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB).

“Kegiatan LKTD ini adalah kegiatan yang sangat luar biasa dimana kegiatan ini merupakan kelanjutan dari MPAB dimana kegiatan ini dapat memberikan kita dampak positif yaitu kita bisa lebih mengetahui tentang menjadi pemimpin, baik bagi diri sendiri, organisasi, dan juga bagi semua,” tuturnya.

Tambahnya, Kegiatan LKTD ini juga dapat melatih kita untuk mengetahui hal-hal yang mungkin di bangku kuliah kita tidak mendapatkan itu semua. Contohnya seperti pembuatan ToR, surat undangan dan lainnya mungkin di bangku perkuliahan kita di paksa untuk mencari tahu sendiri, akan tetapi lewat kegiatan LKTD ini kita bisa mendapatkan pelatihan khusus soal itu.

Sebagai senior/alumni Galeka Uyelewun Kupang, Klemensisus Boli berpendapat bahwa LKTD merupakan kegiatan yang sangat penting untuk bagaimana melahirkan generasi baru sebagai pelanjut tongkat estafet kepemimpinan kedepannya.

“Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) merupakan kegiatan yang sangat penting untuk bagaimana melahirkan generasi baru sebagai pelanjut tongkat estafet kepemimpinan Galeka kedepannya. Tanpa kegiatan keilmuan seperti ini, maka kita tidak bisa mencetak generasi yang mampu menjaga dan merawat eksistensi organisasi terkhususnya Galeka yang tercinta ini,” ujarnya.

Ia juga mengatakan sekaligus mengingatkan bahwa mahasiswa juga harus memiliki dua aspek penting, yakni pertama; kompetensi, yakni sumber daya manusia. Melalui kampus, mahasiswa akan dibekali ilmu pengetahuan. Aspek kedua; di era globalisasi ini ada persaingan yang ketat, karena itu jangan jadi mahasiswa yang biasa tapi harus luar biasa. Dan tetap terus merawat serta menjaga hubungan kekeluargaan di manapun, dengan siapapun.

Galeka Uyelewun Kupang berdiri sejak tahun 2012 yang memiliki tiga benang merah yakni “Fratenitas, Intlektualitas, Kulturnita”. Ketiga aspek ini menjadi landasan untuk kader-kader Galeka dalam menjalankan roda organisasi. Galeka juga memiliki slogan yang sering digunakan pada setiap moment-moment penting kegiatan yakni “Uyung Oneq Mawu Laleng, Tubun Tara Upal-Upal Tawun Tara Mawu-Mawu.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…