klik X untuk tutup iklan ini
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

Presiden Jokowi akan hadiri KTT OKI untuk bahas situasi Gaza

×

Presiden Jokowi akan hadiri KTT OKI untuk bahas situasi Gaza

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

[ad_1]

Dari hasil (KTT) OKI, nanti saya akan diutus untuk menyampaikan kepada Presiden Joe Biden agar perang Hamas-Israel bisa disetop.

Example 300x600

Jakarta (BERITA CALEG) – Presiden RI Joko Widodo mengonfirmasi rencana kunjungannya ke Arab Saudi untuk menghadiri KTT luar biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) guna membahas situasi terkini di Jalur Gaza.

Pertemuan puncak tersebut dijadwalkan berlangsung di Riyadh, Minggu (12/11), untuk merespons konflik antara Israel dan kelompok Hamas Palestina di Gaza, serta dampak kemanusiaan yang ditimbulkannya.

“Insyaallah, besok malam saya akan meluncur ke Saudi Arabia untuk mengikuti KTT OKI khusus membahas Gaza,” kata Jokowi di sela-sela kunjungan kerjanya di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis.

Namun, Presiden belum mau mengungkap apa yang akan disampaikannya di hadapan para pemimpin negara anggota OKI.

“Yang dibicarakan apa nanti masih pada hari Sabtu dan Minggu,” ujar dia.

Dari Riyadh, Presiden Jokowi akan terbang ke Amerika Serikat untuk bertemu Presiden Joe Biden di Gedung Putih, Senin (13/11).

AS merupakan sekutu dan pendukung Israel sehingga posisi Washington dianggap sangat berpengaruh pada konflik di Gaza, yang selama 1 bulan terakhir telah menewaskan lebih dari 10.000 korban, termasuk anak-anak dan perempuan.

“Dari hasil (KTT) OKI, nanti saya akan diutus untuk menyampaikan kepada Presiden Joe Biden agar perang Hamas-Israel bisa disetop, bisa segera dihentikan,” ujar Jokowi.

Dalam beberapa kesempatan, Presiden Jokowi menyampaikan kecaman atas kekerasan dan serangan yang mengakibatkan jatuhnya korban sipil di Gaza.

Indonesia juga terus menyerukan gencatan senjata kemanusiaan untuk memungkinkan masuknya bantuan bagi para korban di daerah kantong Palestina yang terkepung itu.

Seruan Indonesia ini sangat terkait dengan keselamatan enam WNI hingga kini masih berada di Gaza.

Tiga WNI di antaranya merupakan keluarga Muhammad Husein yang masih menunggu dievakuasi, sementara tiga orang lainnya adalah sukarelawan WNI yang bertugas di Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Ketiga sukarelawan itu memutuskan untuk tetap menjalankan tugas kemanusiaan mereka di Gaza dan menolak dievakuasi.

Baca juga: Kanada serukan jeda kemanusiaan panjang untuk redakan situasi di Gaza

Baca juga: Staf Kongres AS gelar unjuk rasa tuntut gencatan senjata di Jalur Gaza

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © BERITA CALEG 2023

[ad_2]

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *