Berita

Pick Up Versus Beat, Satu Orang Tewas di Tempat.

×

Pick Up Versus Beat, Satu Orang Tewas di Tempat.

Sebarkan artikel ini

Ket Foto.Nampak Sepeda Motor Beat usai bertabrakan dengan mobil pick up 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu 

SUARA TTS.COM | SOE – Hendrikus Hukimena ( 22), Warga Desa Binaus Sakteo, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tewas di tempat usai menabrak sebuah mobil pick up.

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Jumat (17/06/2022) sekitar pukul 17:00 WITA  Sore di  Jalan Raya Desa Noinbila Kecamatan Mollo Selatan, Jurusan SoE – Kapan.

Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa.SIk melalui Kasat Lantas Polres TTS, Iptu Benyemin Natonis menguraikan bahwa berdasarkan laporan TKP anggota Sat Lantas Polres TTS Unit Lakalantas, penggendara sepeda motor jenis Honda Beat dengan Nompol DH 1417 AJ sebelumnya melaju dengan kecepatan tinggi dari arah SoE menuju arah kapan.

Bersamaan juga sebuah Mobil Pic Up Zuzuki APV dengan Nompol DH 8306 CD berlawanan arah yang dikemudikan Agus Manik (29) dari arah kapan menuju arah SoE. Setibanya di TKP, korban Hendrikus Hukimena melambung sepeda motor yang berada di depannya dengan mengambil jalan arah kanan berlawanan dengan kecepatan tinggi sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya langsung menabrak mobil Zuzuki Pik Up yang melaju berlawanan arah di posisi kanan badan jajan.

Akibat dari peristiwa kecelakaan tersebut Hendrikus Hukkmena (22) tewas di tempat , sementara kendaraan yang di tumpangi korban hancur berantakan di TKP.

Mobil Suzuki APV juga mengalami rusak berat yaitu stang stir patah tirot sebelah kiri patah ,sayap kiri patah sehingga roda kendaraan tidak bisa jalan dan stir tidak bisa dikendalikan. Selain itu lampu depan kiri mobil hancur dan mobil tersebut terpaksa di derek menggunakan Mobil Dum Truk ke Kantor Mapolres TTS sebagai barang bukti bersama sepeda motor milik korban.

Langkah-langkah yang diambil sebagai tindakan Kepolisian setelah menerima laporan Tim Lakalantas Sat Lantas Polres TTS yakni turun ke TKP ,olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD SoE untuk dilakukan visum et repertum luar.
Jasad korban diserahkan ke keluarga untuk disemayamkan di rumah duka Desa Binaus, Sakteo Kecamatan Mollo Tengah.
Sedangkan barang bukti dan Sopir diamankan di Mapolres TTS untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu berdasakan hasil interogasi saksi mata Jefry Banamtuan (42) dan Kain Banamtuan (70) yang berada di depan mobil Suzuki APV, keduanya menjelaskan bahwa mobil yang mereka tumpangi juga melaju biasa dari arah Kapan menuju SoE karena baru pulang berjualan dari Pasar Lilana Kecamatan Nunbena.

Dijelaskan lebih jauh bahwa dari arah jauh keduanya melihat korban pengendara sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi berpapasan dengan satu sepeda motor.

Korban melambung mengambil arah jalan mereka sehingga sopir langsung tancap rem di tepi jalan kiri korban langsung menabrak mobil dari arah kiri dengan benturan yang sangat keras sehingga mobil pun mengalami kerusakan berat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…