klik X untuk tutup iklan ini
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

P3S: Kombinasi Prabowo-Gibran berpeluang gerus suara PDIP Jatim

×

P3S: Kombinasi Prabowo-Gibran berpeluang gerus suara PDIP Jatim

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

[ad_1]


Surabaya (BERITA CALEG) – Political and Public Policy Studies (P3S) menilai kombinasi duet pasangan bakal Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka berpeluang menggerus suara PDIP di Jawa Timur.

“Prabowo–Gibran menjadi kombinasi lengkap paling dicintai masyarakat,” kata Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie dalam keterangannya di Surabaya, Selasa.

Example 300x600

Menurutnya, keputusan menggandeng Gibran sebagai cawapres menjadi keputusan tepat bagi Prabowo. Kehadiran Gibran akan banyak mempengaruhi suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Timur.

“Bergabungnya Gibran akan mengguncang suara PDIP di Jawa Timur,” kata Jerry.

Terbukti dalam beberapa survei, pasangan ini terekam jelas menduduki posisi teratas dalam simulasi pasangan. Seperti rilis Indikator Politik Indonesia (IPI) pasangan Prabowo-Gibran berhasil mengungguli pasangan lain yakni Ganjar-Mahfud MD dan Anies-Muhaimin, dengan elektabilitas sebesar 36,1 persen.

Bahkan dalam survei lainnya yakni Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memperlihatkan tingginya elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran di pemilih Nahdlatul Ulama (NU). Keduanya ini berhasil mendapatkan elektabilitas yang sangat tinggi yakni 44,6 persen mengalahkan kandidat lainnya.

Menurut dia elektabilitas yang tinggi itu disebabkan adanya program dan visi misi yang disampaikan oleh Prabowo-Gibran seperti membantu menyerahkan dana abadi untuk pondok pesantren yang dapat mengikat suara di Jawa Timur.

“Kehadiran program tersebut saya lihat itu akan mempengaruhi suara-suara santri terlebih untuk wilayah Jawa Timur,” kata Jerry.

Sebagai Informasi program sejumlah program pro rakyat sebagai bentuk perhatian Prabowo-Gibran kepada dunia pesantren agar semakin maju dan berkembang. Seperti Dana abadi pesantren yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan pesantren serta meningkatkan kompetensi santri.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima pendaftaran tiga pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud Md., serta Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Pasangan Anies-Muhaimin diusung oleh Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Ummat.

Pasangan Ganjar-Mahfud Md. diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Sementara itu, pasangan Prabowo-Gibran diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Partai Garda Republik Indonesia (Garuda), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), serta Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan masa kampanye pemilu yang akan berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024.

Baca juga: Pakar: Makan siang Presiden dan tiga bakal capres catatan positif

Baca juga: Presiden sajikan soto hingga es laksamana mengamuk untuk bakal capres

Baca juga: Anies dan Ganjar sampaikan pesan netralitas ASN kepada Presiden

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © BERITA CALEG 2023

[ad_2]

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *