klik X untuk tutup iklan ini
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

MPR: Generasi muda berperan implementasikan nilai kebangsaan

×

MPR: Generasi muda berperan implementasikan nilai kebangsaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

[ad_1]

“Berbekal semangat, idealisme dan kreativitas yang dimiliki, para pemuda mampu melestarikan dan mengamalkan nilai kebangsaan warisan para pendiri bangsa ini,”

Example 300x600

Jakarta (BERITA CALEG) – Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menyatakan generasi muda berperan penting, untuk mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam pancasila.

“Berbekal semangat, idealisme dan kreativitas yang dimiliki, para pemuda mampu melestarikan dan mengamalkan nilai kebangsaan warisan para pendiri bangsa ini,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan dibutuhkan transformasi yang terus-menerus, untuk mengimplementasikan setiap nilai kebangsaan dalam mengisi kemerdekaan dan memperkokoh persatuan Indonesia. Peran generasi muda sangat penting dalam menumbuhkan nasionalisme yang kuat di tanah air.

“Kesadaran akan keberagamaan sesungguhnya adalah dasar yang menggelorakan semangat nasionalisme, ketika sekelompok pemuda di masa lalu bersama menggaungkan Sumpah Pemuda dan berjuang untuk merebut kemerdekaan,” jelasnya.

Hal itu disampaikan Lestari pada kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Ruang Serbaguna Universitas Muhammadiyah Kudus, Jawa Tengah.

Menurut Lestari, sesungguhnya sejak zaman dahulu kesadaran akan keberagaman telah ada, karena itu dikenal semboyan yang sampai hari ini dipegang seperti Bhinneka Tunggal Ika.

Bahkan, ujar Rerie sapaan akrab Lestari, ketika Islam masuk di Pulau Jawa sekitar abad ke-11, Sunan Kudus membawa ajaran Islam dengan tetap bersikap toleran terhadap ajaran dan kepercayaan masyarakat terdahulu. Hal itu terlihat dari arsitektur Masjid Menara Kudus yang masih mempertahankan arsitektur di masa Hindu dan budaya tidak memotong dan memakan daging sapi.

Toleransi yang diterapkan tersebut, kata dia, menumbuhkan kesadaran masyarakat akan budaya saling menghargai keberagaman yang ada di masyarakat demi mewujudkan persatuan. Modal dasar kesadaran akan keberagaman itu, sangat penting dalam menyikapi berbagai perubahan di sejumlah sektor kehidupan di era globalisasi saat ini.

Sehingga, penguatan pemahaman dan pelaksanaan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam empat konsensus kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI) harus konsisten dilakukan.

Pewarta: Fauzi
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © BERITA CALEG 2023

[ad_2]

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *