Berita

Meski Telah Disanksi, Mantan Camat Kuanfatu Tetap Chat Manja Dengan LM.

×

Meski Telah Disanksi, Mantan Camat Kuanfatu Tetap Chat Manja Dengan LM.

Sebarkan artikel ini

Ket Foto : Rekapan chatingan WhatsApp Susten Sesfao dan LM 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu.

SUARA TTS.COM | SOE – Meski telah disanksi dengan  dicopot dari jabatannya akibat cinta terlarang,mantan Camat Kuanfatu Susten Sesfao diam-diam  masih terus menjalin hubungan gelap dengan korban LM via WhatsApp. Susten tetap  melakukan chatting manja dengan pemilik salon Melisa tersebut.

Susten sendiri telah dicopot oleh Bupati Timor Tengah Selata (TTS) Egusem Piter Tahun beberapa waktu  akibat melakukan tindakan asusila kepada korban LM (38) hingga korban mengandung 05 bulan.

LM, Jumat (11/11/2022)  membeberkan isi chating mantan Camat Susten Sesfaot bernada manja, dimana Susten berkali-kali meminta korban untuk mendoakannya agar persoalan yang dihadapi segera berlalu.

Selain meminta korban untuk didoakan, Susten juga melarang korban untuk tidak  semir rambut dan hapus foto profil WhatsApp. Hal itu dilakukan karna LM menduga  Susten cemburu jika korban memasang foto profil di akun  WhatsApp.

Dalam chattingan tersebut LM minta agar Susten menyelesaikan persoalan denda adat sesuai perjanjian. “bagaimana Pak Susten, perjanjian denda adat bisa diselesaikan tidak soalnya keluarga di Rote sudah desak saya terus agar mereka datang untuk menemui Pak dan keluarga untuk selesaikan denda adat. dia menjawab jika nanti kita bicarakan dan Saya Susten Sesfaot akan telpon ke Rote.” Beber LM.

Komunikasi via WhatsApp terus berlanjut walaupun dilakukan dengan sembunyi – sembunyi.  Susten terus-menerus meminta korban untuk melakukan pemeriksaan medis ke dokter dan melakukan USG lengkap terhadap janin yang ada dalam kandungan korban LM.  Namun LM mengatakan tidak ada kendaraan dan siapa yang harus menemani dirinya ke dokter.

“Saya tidak bisa pergi  USG karena motor kecil dipakai Pak Liunokas, Saya mau pergi dengan siapa.”demikian balasan chatingan WhatsApp LM kepada Susten.

Lebih lanjut Susten lantas bertanya kepada LM, siapa yang memberikan uang untuk USG namun korban menjawab “saya pakai buku pink dan nama ayah dari janin yang ada saya tulis pak  Susten Sesfaot, dia bilang ya tulis saya”, Jelasnya.

LM kembali  bertanya kepada Susten apakah istri sah Susten mau menerima anak yang ada di kandungannya namun dijawab akan dibicarakan. “Saya tanya soal anak yang di kandungan,dia bilang nanti kita bicarakan. Itu chatingan terakhir Kamis (10/11/2022) kemarin siang saudara wartawan.”Tutup LM.

Terpisah Susten Sesfaot,mantan Camat Kuanfatu yang hendak ditemui wartawan berkali-kali di kantor BKPSDMD TTS,Jumat (11/11/2022) tidak berhasil ditemui. wartawan mencoba untuk berkomunikasi via WhatsApp namun  tidak aktif. Pesan WhatsApp yang dikirim pun tidak direspon.

Meski Disanksi Akibat Kasus Asusila, Mantan Camat Kuanfatu Masih Jalin Komunikasi Dengan LM Via WhatsApp.

Diberitakan sebelumnya, Camat Kuanfatu, Kabupaten TTS, Susten Sesfao menjalin cinta terlarang dengan wanita berinisial LM (38) hingga LM kini hamil 5 bulan. Susten sendiri diketahui sudah menikah dan memiliki seorang anak perempuan.

Jalinan cinta terlarang tersebut bermula dari perkenalan di Facebook pada tahun 2020 lalu. Susten tanpa basa- basi mengirim inbox dan meminta LM mengirimkan foto-fotonya. Namun LM enggan mengabulkan permintaan Susten. LM justru memblokir pertemanan dengan Susten.

“ Dia ( Susten) kirim inbox minta saya kirim foto, tapi saya bilang ko bisa lihat sendiri di saya punya facebook ada foto banyak-banyak itu. Tidak lama kemudian saya blokir dia dari pertemanan,” kisah LM saat ditemui SUARA TTS. COM, Rabu 26 Oktober 2022. Cinta terlarang itu kemudian mencuat ke publik dan berujung pada pemberhentian Susten Sesfao sebagai Camat Kuanfatu oleh Bupati TTS Egusem Pieter Tahun. Kini Susten Sesfao menjadi staf di BKPSDM TTS dan masih terus ditangih janji denda adat oleh korban LM dan keluarga.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…