Kupangonline.com-Kupang-Akle, (21-22/05/205) bertempat di Aula Kantor Desa Akle dilakukan pelatihan kader Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) untuk semua kader posyandu di Desa Akle (Posyandu Oesalaen, Posyandu Amadoke dan Posyandu Danaluli). Sebanyak 12 orang kader terlibat di kegiatan ini. Turut hadir saat kegiatan koordinator LKC DD NTT, Kepala Desa Akle dan Tim PROMKES dari puskesmas Akle sebagai narasumber kegiatan.
Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) adalah transformasi dari Posyandu yang sebelumnya hanya melayani balita dan ibu hamil, menjadi Posyandu yang melayani Seluruh siklus hidup, mulai dari bayi hingga lansia. Tujuan utama Posyandu ILP adalah untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dan meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan primer, serta memperkuat pemantauan kesehatan di wilayah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan oleh koordinator wilayah LKC Dompet Dhuafa NTT ibu Ummi mengatakan bahwa pelatihan kader posyandu ILP ini memang harus dilakukan, karena posyandu kita saat ini bukan lagi posyandu yg berbasis program, tetapi posyandu siklus hidup, jadi tidak terpisah lagi antara posyandu bayi balita, posbindu dan posyandu lansia, maka dari itu diharapkan dengan adanya kegiatan 2 hari ini, kader semuanya fokus dan bisa mengambil banyak informasi dari pemateri.
Bapak Desa Akle Jon Pelondou melalui sambutan mengucapkan terima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa yang telah membuat kegiatan pelatihan untuk kader, karena ini pertama kali di lakukan di kecamatan semau selatan, dari semua Desa, baru Desa Akle yang sudah mendapatkan pelatihan terkait ini, Jadi harapan saya, semua kader harusnya terlibat, agar tidak tertinggal informasi, kader harus semangat untuk melayani, karena kita kerja untuk diri kita sendiri dan keluarga kita masyarakat Desa Akle.
Kegiatan di lakukan selama 2 hari dengan materi yang di berikan yakni Kebijakan transformasi layanan primer, 25 Kompetensi yang harus di miliki oleh kader, Pencatatan dan pelaporan serta praktek 5 langkah posyandu ILP oleh semua kader dengan menggunakan format kartu bantu posyandu ILP.
Kader yang terlibat antusias mengikuti kegiatan selama 2 hari, dimana di lihat dari hasil pre dan pos tesnya mengalami kenaikan yang signifikan, sehingga harapan kami kegiatan ini bisa menjadi bekal untuk kader dalam melaksanakan tugasnya di posyandu masing-masing, “ucap yuni penanggung jawab program”.
#LKCDompetDhuafa
#Sehatmiliksemua










