klik X untuk tutup iklan ini
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

KPU Papua Barat tetapkan 567 DCT DPR pada Pemilu 2024

×

KPU Papua Barat tetapkan 567 DCT DPR pada Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Example 468x60



Ada lima daerah pemilihan di Papua Barat

Example 300x600

Manokwari (BERITA CALEG) –

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat menetapkan 567 daftar calon tetap (DCT) anggota DPR RI dari 18 partai politik peserta Pemilu 2024 di provinsi tersebut.

 

“567 calon yang sudah ditetapkan, sudah memenuhi syarat,” kata Ketua KPU Papua Barat Paskalis Semuanya di Manokwari, Jumat.

 

Meski demikian, kata dia, ada satu calon legislatif (caleg) yang diberikan dispensasi waktu selama sepekan untuk melengkapi persyaratan berupa surat keputusan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

 

Dispensasi waktu yang singkat lantaran calon anggota legislatif tersebut sudah pensiun sejak tahun 2022 sehingga penerbitan surat keputusannya tidak memerlukan proses panjang.

 

 

Ia menjelaskan DCT yang ditetapkan berasal dari PKB 35 caleg, Gerindra (35), PDI Perjuangan (35), Golkar (35), NasDem (35), Partai Buruh (24), Gelora (27), PKS (35) dan PKN sebanyak 20 caleg.

 

Kemudian Partai Hanura 31 caleg, Garuda (23), PAN (35), PBB (24), Demokrat (35), PSI (35), Perindo (35), PPP (35) dan Partai Ummat  sebanyak 33 caleg.

 

“KPU mengapresiasi semua pihak yang telah membantu proses klarifikasi status caleg sebelum penetapan DCT,” kata Paskalis.

 

Dia menerangkan ratusan calon anggota legislatif tingkat provinsi dari 18 partai politik itu tersebar pada lima daerah pemilihan (dapil) di wilayah Papua Barat.

 

Dapil 1 (Manokwari) 200 caleg, Dapil 2 (Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak) 88 caleg, Dapil 3 (Teluk Bintuni) 79 caleg, Dapil 4 (Fakfak) 101 caleg dan Dapil 5 (Teluk Wondama dan Kaimana) 99 caleg.

 

 

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua Barat Elias Idie berharap Partai Ummat mempercepat kelengkapan dokumen satu caleg sebelum batas waktu yang diberikan.

 

Konsekuensi yang diterima bilamana dokumen dimaksud tidak dilengkapi adalah penghapusan caleg tersebut meskipun sudah dilakukan penetapan.

 

“Kami harap itu tidak terjadi seperti pemilihan legislatif tahun 2019. Ini soal komitmen partai, tetapi dispensasi karena alasan kemanusiaan, beliau sakit,” kata Elias.

Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © BERITA CALEG 2023

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *