BeritaPemerintahan

Camat Kolbano Diduga Hambat Pencairan ADD Desa Spaha

×

Camat Kolbano Diduga Hambat Pencairan ADD Desa Spaha

Sebarkan artikel ini

Ket Foto. Kepala Desa Spaha, Falsat Sabuna

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota

SUARA TTS. COM | SOE – Camat Kolbano, Alfred Lopo diduga menghambat pencairan alokasi dana desa (ADD) Desa Spaha, Kecamatan Kolbano. Akibatnya, hingga kini gaji dan tunjangan kepala desa dan perangkat desa, tunjangan BPD, opersional desa tak kunjung cair.

Faslat Sabuna, kades Spaha mengaku, kegiatan pemerintah di kantor desa mandek akibat biaya operasional belum dicairkan. Selain itu, para perangkat desa juga mengeluh karena hak mereka tak kunjung diterima.

Ia menjelaskan, proses pencairan ADD terhambat karena camat kolbano tak kunjung memberikan rekomendasi untuk pencairan ADD. Padahal surat rekomendasi sudah diparaf Sekertaris camat.

“ surat rekomendasi itu pak Sekertaris camat sudah paraf sejak 9 Juni tapi sampai sekarang pak camat belum mau tandatangan. Akibatnya ADD kami belum bisa dicairkan,” ungkap Sabuna kepada SUARA TTS. COM, Jumat, 24 Juni 2022.

Ditanya alasan camat enggan memberikan surat rekomendasi, Sabuna menyebut ada syarat tambahan yang diberikan camat belum ia tepati. Dimana camat menuntut agar pihak desa segera memberikan kontribusi untuk pembangunan pagar kantor camat.

Ia mengaku, syarat tersebut dinilai memberatkan karena dalam pengelolaan dana desa tidak ada ruang untuk kontribusi bangun pagar kantor camat tersebut.

“ ini kita mau ambil uang dari mana kasih kecamatan untuk bangun pagar kantor kecamatan? Secara regulasi tidak ada ruang yang memperbolehkan dana desa dipakai untuk bangun pagar kantor kecamatan,” jelasnya.

Dirinya meminta camat Kolbano untuk tidak menghambat pencairan ADD karena sangat merugikan perangkat desa dan operasional di kantor desa. Dimana gaji dan tunjang perangkat desa sejak Januari hingga Juni belum diterima.

“ kita juga mengerti dengan komitmen kontribusi bangun pagar itu, tapi jangan sampai menghambat ADD kita. Ini sudah tidak baik. Kita berharap pak camat bisa bijak menyikapi hal ini,” pintanya.

Terpisah, camat Kolbano Alfred Lopo belum berhasil dikonfirmasi SUARA TTS. COM. Dihubungi lewat panggilan telepon belum berhasil terhubung. Pesan WhatsApp dari SUARA TTS. COM hanya dibuka (centang biru) tapi tidak dibalas. (DK).

Editor.Erik Sanu 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *