klik X untuk tutup iklan ini
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

Ketua DPD RI sampaikan duka atas gugurnya empat perwira TNI AU

×

Ketua DPD RI sampaikan duka atas gugurnya empat perwira TNI AU

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

[ad_1]


Surabaya (BERITA CALEG) – Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya empat perwira menengah yang menjadi korban jatuhnya pesawat TNI AU di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan.

Keempatnya adalah Letkol (Pnb) Sandhra Gunawan, Kolonel (Adm) Widiono Hadiwijaya, Kolonel (Pnb) Subhan dan Mayor (Pnb) Yuda Anggara Seta.

Example 300x600

“Atas nama pribadi maupun Ketua DPD RI, saya turut berbelasungkawa. Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa, calon pemimpin di masa depan,” kata LaNyalla, dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Sabtu.

Indonesia, lanjutnya, sangat kehilangan dengan gugurnya keempat personel TNI AU tersebut.

“Seluruh rakyat Indonesia kehilangan mereka, bukan hanya keluarga korban dan keluarga besar TNI AU. Semoga Allah menerima semua amal ibadah dan pengabdiannya. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujarnya.

Kepada generasi muda, Senator asal Jawa Timur itu berharap agar bisa meneladani pengabdian dan dedikasi para korban dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara, terutama wilayah udara.

“Mereka sangat berjasa dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Pengorbanan mereka yang sangat luar biasa ini patut menjadi teladan bagi generasi muda,” ucapnya.

Tidak lupa, LaNyalla juga berterima kasih kepada masyarakat, aparat TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan pihak lainnya yang dengan cepat melakukan evakuasi korban.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat dan pihak-pihak lainnya yang mampu dengan cepat melakukan evakuasi,” tuturnya.

Sebelumnya, Dua pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano TNI Angkatan Udara jatuh di Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru (TNBTS), tepatnya di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis siang.

Dua pesawat itu diperkirakan jatuh sekitar pukul 12.00 WIB.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI R. Agung Sasongkojati menjelaskan dua pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano jatuh saat latihan formasi rutin.

Penyebab jatuhnya aktor lainnya akibat kondisi cuaca buruk yang menyebabkan pilot tidak memiliki jarak pandang maksimal.

Baca juga: TNI AU belum libatkan pihak luar untuk investigasi pesawat jatuh

Baca juga: Super Tucano di-“grounded” sampai dipastikan tidak ada malafungsi

Baca juga: TNI AU ungkap penerbang alami “blind” sebelum hilang kontak

 

Pewarta: Abdul Hakim/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © BERITA CALEG 2023

[ad_2]

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *