BeritaPendidikan dan Kebudayaan

Keren, Ada Pentas Sendratari Pah Meto di SMPN Atun Utara Pada Peringatan HUT PGRI dan HGN.

×

Keren, Ada Pentas Sendratari Pah Meto di SMPN Atun Utara Pada Peringatan HUT PGRI dan HGN.

Sebarkan artikel ini

Ket Foto : Nampak suasana  kegiatan pentas seni di SMPN Amantun Utara 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE – SMP Negeri 2 Amanatun Utara, Kecamatan Toianas, Kabupaten TTS menggelar Pentas Seni (Pensi) usai upacara bersama yang berlangsung di halaman SMP Negeri 2 Amanatun Utara, Jumat 25 November 2022.

Pentas seni digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke – 77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) pada 25 November 2022.

Ketua PGRI Cabang Kecamatan Toianas, Danial Halla, S.Pd dalam  sambutannya pada upacara bersama tersebut menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati HUT Ke -77 PGRI dan Hari Guru Nasional, Badan Pengurus PGRI Cabang Kecamatan Toianas menggelar upacara bersama yang mana di kecamatan Toianas yang terbagi dalam dua lokasi yaitu di SMK Negeri Toianas dan satu lokasi lagi di SMP Negeri 2 Amanatun Utara.

Ket foto : Nampak upacara memperingati HUT PGRI ke 77 dan Hari Guru Nasional di SMPN Amantun Utara.

“Dalam rangka memperingati HUT ke- 77 PGRI dan HGN pada tahun  ini, kami PGRI Cabang Kecamatan Toianas menggelar upacara bersama yang terbagi di dua lokasi, yaitu di SMK Negeri Toianas dan di SMP Negeri 2 Amanatun Utara, semua kegiatan telah berjalan dengan baik.” Ujarnya.

Mewakili semua guru yang ada di kecamatan Toianas,Dan sapaan akrab Ketua PGRI Cabang Toianas ini memohon maaf kepada semua orang tua jika dalam proses pelayanan di sekolah ada sikap guru yang telah menyakiti hati para orang tua.  Ia juga memohon dukungan dan kerja sama kepada orang tua untuk mendukung semua guru dalam proses pembelajaran.

“Saya mewakili semua guru di wilayah Kecamatan Toianas memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para orang tua, peserta didik, dan masyarakat pada umumnya jika dalam pelayanan kami sebagai guru selama ini ada hal-hal yang menyakiti hati Bapak /Ibu semua. Saya juga minta dukungan kita semua agar  saling bahu-membahu dalam pelayanan pendidikan hingga anak-anak kita cerdas dalam berpikir.” Ungkap Daniel yang juga  Kepala SMPN Bokong.

Danial juga meminta kepada semua guru agar memberikan pelayanan yang baik kepada semua peserta didik, karena guru merupakan ujung tombak dalam peningkatan kualitas pendidikan.

” saya meminta kepada semua guru yang ada untuk memberikan pelayanan  dengan hati yang tulus, karena guru merupakan ujung tombak dalam peningkatan kualitas pendidikan. Guru juga harus disiplin dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, jika sudah disiplin dalam segala hal maka pelayanan kepada siswa akan berjalan dengan baik.”ujarnya.

Sementara Kepala SMP Negeri 2 Amanatun Utara, Yordi Boimau, S.Pd, kepada media ini menyampaikan bahwa dalam rangka memeriahkan HUT Ke -77 PGRI dan HGN tahun 2022, SMP Negeri 2 Amanatun Utara memeriahkannya dengan menggelar Pentas Seni.

Ket foto : Peserta pentas seni saat pose bersama .

Dikatakan, dalam kegiatan pentas seni ini ada berbagai kegiatan yang dipentaskan oleh para peserta didik yaitu Paduan suara, Puisi, cerita rakyat, tarian daerah, dan yang lebih menariknya lagi pada momen ini para peserta didik mementaskan sebuah Sendratari dengan judul “Pah Meto.”

Yordi juga menyampaikan bahwa tujuan dari diadakannya pentas seni (Pensi) tersebut yaitu untuk meningkatkan kreativitas para peserta didik yang selama ini terpendam, sekaligus juga menjaring bakat dan minat para peserta didik.

“Tujuan dari kegiatan Pentas Seni (Pensi) ini untuk meningkatkan kreativitas para peserta didik yang ada, sekaligus juga kami menggali bakat dan minat dan juga menggali Setiap potensi yang ada pada peserta didik.”

Kegiatan pentas seni ini  kata Yordi,  merupakan hasil kerja sama antara kami (SMP Negeri 2 Amanatun Utara) dengan Yayasan Pustaka Pensi Indonesia (YASPENSI). Kegiatan pentas seni ini merupakan puncak pendampingan YASPENSI  selama dua bulan terakhir.

Dirinya berharap agar pada momen hari ulang tahun PGRI dan juga Hari Guru Nasional  ini kami sebagai guru kembali berbenah diri untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para peserta didik yang ada.

“saya berharap agar pada momen HUT PGRI dan Hari Guru Nasional ini menjadi refleksi tersendiri bagi kami para guru agar dalam proses pelayanan kepada peserta didik lebih baik lagi kedepan.” Ujarnya.

Terpantau,hadir pada  kegiatan pentas seni tersebut t Kepala Bidang Pembinaan SMP/MTs, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, David Mobilk, Kasie Kurikulum, Sherly Kamlasi, dan juga hadir para staf dinas PK TTS, Turut hadir Ketua PGRI Cabang Kecamatan Toianas, Ketua Yayasan Pustaka Pensi Indonesia (YASPENSI) Rian Seong, para orang tua/wali peserta didik dan sejumlah tamu undangan lainnya.(tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…