Beritabisnis

Jumlah Penerbangan Angkutan Udara Pada Febuari 2024 Adalah 2.447 Penerbangan

0
×

Jumlah Penerbangan Angkutan Udara Pada Febuari 2024 Adalah 2.447 Penerbangan

Sebarkan artikel ini

 

Kupangonline.com,KUPANG–  14,86 persen jika dibandingkan dengan Januari 2024 dan turun 14,74 persen dari Februari 2023.

Dalam hal ini Kepala Badan Pusat Statistik ( BPS) Provinsi NTT, Matamira B  Kale, S.Si, M.Si dalam kegiatan jumpa Pers secara virtual di aula  Kantor BPS Provinsi NTT, Senin (1/4/24) Ia mengatakan bahwa,  jumlah penerbangan angkutan udara pada Februari 2024 sebanyak 2.447 penerbangan,jumlah tersebut terbagi menjadi 1.224 penerbangan berangkat dan 1.223 penerbangan datang.

Bandara dengan andil penerbangan terbesar adalah Bandara Eltari, Kupang dengan total andil sebesar 40,50 persen, dan diikuti oleh Bandara Komodo Labuhan Bajo, Manggarai Barat dengan total andil 18,47 persen,” kata Matamira.

Pada Februari 2024, jumlah penumpang angkutan udara 159.100 orang. Jumlah tersebut turun 11,84 persen jika dibandingkan Januari 2024 yaitu dengan jumlah penumpang angkutan udara sebanyak 180.468 orang, dan naik 4,07 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang angkutan udara Februari 2023 yaitu sebanyak 152.882 orang,” ungkapnya.

Matamira, jelaskan jumlah penumpang angkutan udara terbagi menjadi penumpang berangkat (78.718 orang) dan penumpang datang (80.382 orang).

” Jumlah pelayaran angkutan laut pada Februari 2024 naik 42,08 persen jika dibandingkan dengan Januari 2024 dan turun 38,27 persen dari Februari 2023.

Jumlah penumpang angkutan laut pada Februari 2024 adalah 219.239 orang, jumlah tersebut turun 20,12 persen jika dibanding Januari 2024 dan turun 6,80 persen dibandingkan Februari 2023,” ujarnya.

Jumlah penumpang angkutan laut terbagi menjadi penumpang turun (105.970 orang) dan penumpang naik (113.269 orang),” tutup Matamira.( Tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…