BeritaOlahraga

Juarai ETMC, Tim Perse Ende Dapat Hadiah 100 Juta Dari Erles Rareral

0
×

Juarai ETMC, Tim Perse Ende Dapat Hadiah 100 Juta Dari Erles Rareral

Sebarkan artikel ini

Ket Foto : Nampak suasana penyerahan hadiah 100 juta rupiah kepada tim sepakbola Perse Ende.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu.

SUARA TTS.COM | SOE – Tim sepakbola Perse Ende akhirnya tampil sebagai juara  El Tari Memorial Cup ke 31 usai mengalahkan tuan rumah Persebata Lembata pada laga final,Kamis 29 September 2022 lalu.

Tim Perse Ende lantas diguyur hadiah sebesar 100 juta rupiah oleh Erles Rareral SH.MH,salah satu tokoh pemuda Ende yang juga adalah  pengacara sukses di ibu kota Jakarta.

Hadiah diberikan untuk memenuhi janjinya jika Perse Ende menjuarai turnamen tersebut. Hadiah uang 100 juta diserahkan oleh kakak kandung,Erles Rarelal yakni Galdin Ray Rego,ST.

Turut hadir dalam acara penyerahan hadir tersebut adalah Pemerintah Daerah Kabupaten Ende dan jajarannya, keluarga besar Erles Rareral,S.H.,M.H serta warga Kabupaten Ende.Ket Foto : Erles Rareral,SH.MH.

Erles Rareral S.H.,M.H kepada SUARA TTS.COM,Minggu 2 Oktober 2022 memgatakan sangat memberikan apresiasi kepada tim Perse Ende dan Persebata Lembata karena sudah mampu menyajikan permainan terbaik pada babak final ETMC kamis 29 September lalu.

“Saya sangat senang karna kedua tim tampil luar biasa. Saya mau bilang adik-adikku semuanya terbaik, entah itu Persebata Lembata maupun Perse Ende,”Tutur Komandan Laskar Gerugiwa dan juga mantan pemain Perse Ende Era 90-an ini.

Menurut Erles, kedua tim sudah mampu mengeluarkan semua skill dan kemampuan terbaik dalam menggocek si kulit bundar serta sangat menjunjung tinggi sportifitas.

Erles yang meniti karir di Jakarta sebagai seorang pengacara ini bahkan bertekad untuk mengorbitkan pemain pemain terbaik ke Jawa.

Putra dari pasangan Ignatius Lengi Ray B.A, dan Caesilia Nona Mbipi ini mengaku hadiah yang diberikan hanya  untuk memberikan motivasi serta dukungan kepada para pemain agar  tetap giat, meningkatkan skill jika benar benar ingin berkarir di dunia sepakbola.

“Hadiah ini hanya sebagai bentuk dukungan serta motivasi agar kedepan mereka lebih baik lagi. Saya juga siap orbitkan pemain pemain terbaik untuk berkarir di pulau Jawa”, ujar pria yang wajahnya sering menghiasi layar televisi nasional ini. (Sys).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…