Berita

Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat,Bantu pemulangan Jenazah asal Sumba Timur.

×

Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat,Bantu pemulangan Jenazah asal Sumba Timur.

Sebarkan artikel ini

 

Kupangonline.com,Labuhan bajo – Dinas sosial Kabupaten Manggarai Barat dan masyarakat pateng Ndoso bersama-sama membantu Pemulangan jenazah Marthen Tadu Bili (39) dari labuan bajo ke Sumba Timur.

Kepalan Dinas sosial Marselinus Jebaru,SS menjelaskan Marthen Tadu Bili, pria kelahiran Sumba Timur Menghembuskan Nafas terakhir “diduga diakibatkan serangan jantung”. Marten menghembuskan nafasnya di salah satu rumah warga di pateng Ndoso, kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat, NTT,Sekitar pagi hari.

saat di konfirmasi oleh .awak media ke Kepala Dinas Sosial, membenarkan informasi tersebut, dan telah melakukan pemulangan terhadap Jenazah Marthen Tadu Bili (39) asal Sumba Timur,dan pemulangan jenazah hari ini semua fasilitas di tanggung oleh Dinas sosial sendiri.

“Pemulangan jenazah,mengunakan Ferry yang berangkat dari pelabuhan labuan bajo pukul 09:00 wit menuju pelabuhan Sumba Timur,dan didampingi oleh tiga orang di Antaranya, 1.Driver mobil jenasah,2. Pegawai Dinsos 3. Pegawai Dinas Lingkungan Hidup, mewakili keluarga karena dia orang Sumba Timur”.

Jenazah tiba di pelabuhan Sumba Timur sekitar malam,nanti langsung di jemput oleh tim dari Dinas sosial kabupaten Sumba Timur.

Berdasarkan informasi yang di dapat oleh kadis sosial saat menjemput jenazah di Pateng Ndoso, warga menyampaikan sebelum meninggal, “almarhum ini tingal di salah satu Rumah warga Kurang lebih dua minggu.Dan almarhum ini ke Pateng Ndoso guna untuk melakukan pekerjaan sebagai buruh bangunan”, pada tahun 2009 lalu beliau juga pernah jadi buruh bangunan di pateng Ndoso,dan tingal di rumahnya pa Rikar yang merupakan warga kampung pateng Ndoso.

“Tanggal 17 April pagi hari almarhum tiba-tiba meninggal dunia diduga akibat serangan jantung,dan sebelum meninggal dunia almarhum sempat keluhan dadanya terasa sesak”.

Karena situasi ini, pa Rikar (warga) langsung lapor ke Bupati Manggarai Barat tanggal 17 April sekitar pukul 09.00 wit, Mendengar laporan Warga Bupati Manggarai Barat segara perintahkan Kadis Sosial dan Kadis Kesehatan untuk segera menuju ke lokasi agar melakukan pengecekan terhadap jenasah Marthen Tadu Bili.

Setelah melakukan pengecekan Tim Dari Dinas kesehatan langsung melakukan formalin terhadap jenazah Marthen Tadu Bil,Dan kami juga hadir untuk menyiapkan peti jenazah dan bantuan lain.

Keluarga Almarhum minta diantar ke Sumba Timur, mendengar permintaan itu kadis Marsel dan Rumah sakit Daerah kabupaten Manggarai Barat segera mempersiapkan kelengkapan dan memfasilitasi kepulangan jenazah hari ini dan di sana siap dijemput oleh keluarganya bersama Dinas sosial kabupaten Sumba Timur Tutup Marsel.( Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…