klik X untuk tutup iklan ini
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

Celios sayangkan cawapres tak bahas ketimpangan digital di debat

×

Celios sayangkan cawapres tak bahas ketimpangan digital di debat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

[ad_1]


Jakarta (BERITA CALEG) – Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menyayangkan ketiga cawapres tidak membahas soal ketimpangan digital pada sesi debat kedua cawapres Pemilu 2024 di JCC Senayan, Jakarta, Jumat malam (22/12).

“Soal digitalisasi, belum ada yang membahas mengenai ketimpangan digital dari sisi aspek infrastruktur dan penggunaan teknologi. Masalah SDM (sumber daya manusia) memang banyak dibahas (di debat), tetapi masalah utamanya masih banyak blank spot, terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar),” kata Nailul kepada BERITA CALEG di Jakarta, Sabtu.

Example 300x600

Meskipun salah satu cawapres, yakni Mahfud MD, sempat menyinggung mengenai korupsi yang telah dia selamatkan selama menjabat sebagai menkopolhukam, Nailul masih menyayangkan tidak ada lagi cawapres yang membahas permasalahan dalam pembangunan infrastruktur digital, terutama korupsi.

“Harusnya, jadi isu dalam penyediaan infrastruktur digital,” tambahnya.

Baca juga: Pengamat Unej: Ketiga cawapres sepakat kuatkan ekonomi kerakyatan

Ketiga cawapres peserta Pemilu 2024 itu, menurut Nailul, hanya berfokus pada ke SDM tanpa menyasar dua permasalahan pokok lainnya, yaitu infrastruktur digital dan penggunaannya, yang dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Kemudian, masalah penggunaan yang belum di-address. Apabila infrastruktur dan SDM bagus, apakah mereka akan menggunakannya untuk kegiatan produktif? Belum tentu. Ada kondisi di mana mereka bingung dalam pemanfaatan digital ini,” sebutnya.

Lebih lanjut, Nailul merinci kampanye cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar yang menjanjikan kredit usaha sebesar Rp150 triliun untuk mendongkrak ekonomi, meragukan untuk bisa diimplementasikan secara efektif.

Selanjutnya, mengenai gagasan cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka, yang sempat menyinggung hilirisasi digital, Nailul menilai masih sekadar dalam tahap mendorong dan melatih SDM.

Baca juga: Hilirisasi jadi kata paling sering disebut Gibran dalam debat cawapres

“SDM yang diutarakan Gibran pun hanya mendorong, melatih, tanpa menyentuh masalah pokok, yaitu integrasi ICT (Information and Communication of Technology) dengan pendidikan di usia dini,” tuturnya.

Sementara itu, terkait pernyataan cawapres nomor urut 3 Mahfud MD terkait perlindungan konsumen dari pinjaman daring (pinjol) ilegal, dia menilai hal itu bisa dielaborasi lebih lanjut mengenai rencana yang telah disiapkan sebagai bentuk keseriusan pasangan calon Ganjar-Mahfud dalam memerangi pinjol ilegal.

“Perlindungan pinjol harusnya ditekankan pada pinjol ilegal yang merugikan dan pencegahan informasi. Nampaknya, tidak dielaborasi lebih jauh bagaimana langkah-langkahnya,” ujar Nailul.

Baca juga: Pemberantasan korupsi jadi kata andalan Mahfud di debat cawapres

Debat kedua untuk cawapres Pemilu 2024, Jumat malam, mengangkat tema meliputi ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur, dan perkotaan.

KPU menetapkan tiga pasangan calon peserta Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Rangkaian debat Pilpres 2024 dijadwalkan masih berlangsung tiga kali lagi, yakni pada 7 Januari 2024, 21 Januari 2024, serta 4 Februari 2024.

Baca juga: Muhaimin sebut kata investasi 17 kali dalam debat cawapres

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © BERITA CALEG 2023

[ad_2]

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *