Berita

Amankan Perayaan Natal di TTS, Babinsa Ditempatkan Di Setiap  Gereja 

×

Amankan Perayaan Natal di TTS, Babinsa Ditempatkan Di Setiap  Gereja 

Sebarkan artikel ini

Ket Foto : Nampak seorang anggota TNI saat berada di salah satu gereja di TTS 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu.

SUARA TTS.COM | SOE – Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi Umat Kristiani, Seluruh jajaran Kodim 1621/TTS, melaksanakan pengamanan jalannya ibadah Natal Tahun 2022 tersebar di Gereja yang ada di wilayah teritorial Kodim 1621/TTS.

Pengamanan ini sebagai upaya deteksi dini dan cegah dini terhadap ancaman yang mungkin timbul selama kegiatan Ibadah Natal berlangsung, Sabtu (24/12/2022).

Dandim 1621/TTS Letkol Arm Roni Hermawan SH.M.M mengatakan kehadiran Babinsa disetiap Gereja yang sedang melaksanakan perayaan natal, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi umat kristiani dari gangguan ketentraman dan ancaman lainnya, serta memonitor jemaat dalam kepatuhan dalam protokol kesehatan Covid-19.

“Kami dari Kodim 1621/TTS,Polres TTS,Pol PP, dan seluruh Instansi terkait sudah berkomitmen untuk bersinergi dan bekerjasama dalam melaksanakan pengamanan untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada saudara saudara kita umat Nasrani dalam melaksanakan kegiatan ibadah Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023 nanti,” ujar Dandim.Ket foto : Nampak suasana pengamanan Natal di salah satu Pospam.

Menurutnya, sudah menjadi tugas dan kewajiban para Babinsa untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam melaksanakan ibadah.

“saya menghimbau seluruh warga mendukung pengamanan ini,apalagi menjelang pergantian tahun” tegas Dandim.

Sementara itu salah satu Jemaat Petra Soe, Marthen kepada SUARA TTS.COM, mengungkapkan trimakasih kepada pihak keamanan baik TNI, Polri dan pihak yang terlibat dalam pengamanan Natal.

“Secara pribadi, saya sampaikan terimakasih karna bapak bapak dari pihak keamanan sudah mengamankan perayaan Natal”, ujarnya.

**Sumber Pendim 1621/TTS**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…