Politik

Hasto: Rakyat harap Mahfud tak mundur sebagai Menkopolhukam

44
×

Hasto: Rakyat harap Mahfud tak mundur sebagai Menkopolhukam

Sebarkan artikel ini

[ad_1]


Jakarta (BERITA CALEG) – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa rakyat Indonesia berharap bakal calon wakil presiden (cawapres) Mahfud MD. tak mundur dari posisinya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI.

“Rakyat justru mengharapkan Prof Mahfud tetap menjabat sebagai Menkopolhukam dan beliau sosok yang punya integritas tinggi untuk tidak menyalahgunakan kekuasaannya untuk tertib,” ujar Hasto di Jakarta, Jumat malam.

Adapun rakyat melihat Mahfud sebagai sosok yang dapat memastikan aparat pelaksana kekuasaan pemerintahan tidak menyalahgunakan wewenangnya. Untuk itu, kualitas pribadi Mahfud tak perlu diragukan lagi.

“Prof Mahfud ini kan, komitmen bagi bangsa dan negara jauh lebih besar daripada pribadi dan keluarga. Sehingga tugas kenegaraan harus berjalan dan itu tidak bertentangan dengan undang-undang,” jelasnya.

Kendati demikian, Hasto menuturkan Mahfud akan mengajukan cuti saat masa kampanye tiba untuk fokus memenangkan Pilpres 2024.

“Kalau kampanye ya beliau mengajukan cuti dan kemudian rakyat mengharapkan Prof Mahfud bisa menjadi wasit yang baik, agar tidak ada ada penyalahgunaan kekuasaan. Agar suara rakyat betul-betul menjadi suara yang paling berdaulat di dalam menentukan pemimpin,” tambah Hasto.

Sementara itu, saat disinggung terkait munculnya anggapan bahwa Mahfud melakukan rangkap jabatan. Hasto mengungkapkan ihwal yang sama juga terjadi pada Prabowo Subianto yang tetap menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

“Ya sama kan, ada Pak Prabowo sebagai menhan, Pak Jokowi sebagai presiden yang putranya (Gibran Rakabuming Raka) juga menjadi calon wakil presiden. Yang penting rakyat bersama-sama untuk mengawasi agar kontestasi bisa berlangsung dengan baik,” tegasnya.

Hasto melanjutkan pihaknya meyakini masyarakat sipil akan menjadi pengawas yang baik akan kemungkinan penyalahgunaan kekuasaan dalam pemilu.

“Kami meyakini bahwa civil society akan menjadi pengawas yang baik supaya tidak ada abuse of power. Kami meyakini yang namanya Pak Ganjar, Prof Mahfud MD, itu betul-betul punya komitmen untuk tidak menyalahgunakan kekuasaan,” pungkas dia.

Baca juga: PDIP instruksikan kepala daerah muda jadi jubir Ganjar-Mahfud

Baca juga: Massa gelar aksi dukungan Ganjar-Mahfud di Kantor DPP PDI Perjuangan

Baca juga: Yenny Wahid ungkap Mahfud MD dekat dengan Gus Dur

Baca juga: Yenny Wahid jadi Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud

Pewarta: Narda Margaretha Sinambela
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © BERITA CALEG 2023

[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *