BeritaOlahraga

8 Klub Tenis Meja Di TTS Gelar Pertandingan Persahabatan,Ini Tujuannya 

×

8 Klub Tenis Meja Di TTS Gelar Pertandingan Persahabatan,Ini Tujuannya 

Sebarkan artikel ini

Ket Foto. Nampak pengurus dan pemain  tenis meja saat pose bersama 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Neki

SUARA TTS.COM | SOE – Delapan klub tenis meja menggelar laga persahabatan sebagai motivasi kepada warga TTS terutama generasi muda yang memiliki hobi dalam olahraga tersebut.

Klub Nusantara SoE selaku Penyelenggara atau tuan rumah dalam Laga persahabatan ini menyiapkan waktu selama 2 hari yakni,Sabtu 2 Juli hingga minggu 3 juli 2022 yang berlangsung di lapangan umum PTMSI SoE,kelurahan Taubneno Kecamatan Kota SoE, kabupaten Timor Tengah Selatan.

Pertandingan diramaikan oleh 8 klub yakni, klub Rajawali, Klub Sakura, Klub Garuda A dan B, Klub Partai Golkar,Klub Keluarga Sulawesi,klub Nusantara A dan B.

Ketua Panitia Penyelenggara Marsudi, saat diwawancarai wartawan menjelaskan bahwa laga ini sengaja digelar untuk menumbuhkan gairah berolahraga khususnya tenis meja. Selain itu juga untuk memotivasi kaum milenial.

“ini kita hanya buat untuk memotivasi kembali para pemain tenis meja yang ada di Kabupaten Timor Tengah selatan, karena sejak adanya Covid 19, olahraga tenis meja ini sudah tidak jalan”ujar Marsudi.

Lebih lanjut dikatakan bahwa laga ini pun dibuat karena rencananya digelar Bupati Cup pada tahun ini,sehingga para pemain dan masyarakat TTS umumnya diharapakan untuk mengambil bagian.

Selain itu pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat yang punya minat dalam bola pingpong atau tenis meja untuk bisa berlatih di lapangan umum PTMSI TTS dan tanpa dipungut biaya apapun.

” rencana tahun ini akan ada Bupati Cup,jadi kita himbau kepada masyarakat yang ingin berlatih bisa datang langsung dan kita siap latih tanpa dibayar, semua peralatan dan dari lapangan,net,bola dan bed kita siapkan.”jelasnya

Pantauan SUARA TTS.COM, laga ini turut diramaikan oleh 2 orang anggota DPRD TTS yakni,Sefrid Nau dari Klub Garuda dan Ruba Banunaek dari Klub Partai Golkar TTS.

Ruba Banunaek saat dikonfirmasi wartawan pihaknya berterimakasih kepada Klub Nusantara yang sudah berupaya mengadakan pertandingan persahabatan, guna membangkitkan kembali olahraga tenis meja yang ada di Kabupaten TTS.

Selain itu dirinya juga berharap dukungan penuh dari pemerintah agar memperhatikan olahraga tenis meja di kabupaten TTS karena saat ini para pemain sudah kembali membangun semangat olahraga tenis meja.

“semenjak dua tahun lamanya olahraga tenis meja tidak berjalan karena pandemi Covid 19”,Jelas Ruba

Hal senada dikatakan Sefrid Nau, dirinya berterimakasih kepada klub penyelenggara yang telah membuatkan laga ini untuk mempersatukan kembali para pemain,oleh karena itu Ia juga sangat berharap dukungan penuh dari pemerintah untuk memperhatikan olahraga tenis meja yang ada di kabupaten TTS demi mendorong kader – kader atlet tenis meja untuk terus berlatih diri agar ke depan bisa mengikuti kegiatan tenis meja pada level-level yang lebih tinggi.

Harapan lain dari Sefrid untuk pemerintah agar mendukung olahraga ini melalui peralatan sehingga membuat para generasi yang ingin bergabung tidak patah semangat.

“Kami DPRD sendiri sudah memberikan support melalui anggaran untuk PTMSI dan juga Bupati Cup yang akan digelar tahun ini. Untuk mendukung, kita DPRD sudah anggarkan”,pungkasnya.(NN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…