BeritaPemerintahan

17 Ruas Jalan di TTS Rusak Akibat Badai Rossby 

×

17 Ruas Jalan di TTS Rusak Akibat Badai Rossby 

Sebarkan artikel ini

Ket Foto. Beberapa Ruas Jalan yang rusak akibat badai Rossby 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE- Setidaknya terdapat 17 Ruas jalan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang mengalami kerusakan akibat badai Rossby beberapa waktu lalu.17 Ruas jalan tersebut merupakan jalan Kabupaten dan Provinsi.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PUPR TTS, Marthelens Ch Liu kepada SUARA TTS.COM di ruang kerjanya, Senin 18 Juli 2022.

Dijelaskan,17 ruas jalan yang mengalami kerusakan meliputi jalan Kabupaten dan Provinsi. Hingga kini sudah ada dua ruas jalan yang sedang diperbaiki yakni jalan Oinlasi-Kotolin titik Bele dan Fatuulan.Sedangkan titik lainnya masih menunggu operasional.

“kita sudah koordinasi dengan BPBD untuk operasional, kalau sudah ada operasional kita segera kerjakan”,Ujar Lens.

Lebih lanjut dikatakan ke 17 ruas jalan tersebut belum terhitung titik titik jalan dan juga masih ada yang belum lapor. Selain jalan,ada 8 Daerah Irigasi (DI) yang mengalami kerusakan yaitu Laob ,Noenoni, Bila , Tuasene, Ekanaek, Kune.

Terkait kerugian infrastruktur baik jalan dan irigasi akibat badai Rossby mencapai 50 Milyar.

Sementara itu Kepala BPBD TTS, Yeri Nakamnanu mengatakan data kerusakan akibat badai Rossby sudah diperoleh dari dinas teknis baik jalan,jembatan maupun perumahan.

“Namanya bencana perlu penanganan tapi harus prioritas dan ada tahapannya,kita sedang lakukan koordinasi dengan semua pihak.

Terkait sumber dana untuk penanganan, menurut Yeri  sebenarnya banyak sumber misalnya dari  BNPB,PUPR,PRKP NGO dan Pihak swasta ” Kita komunikasikan dengan semua pihak agar bisa satu padukan”, ujarnya.(ES).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov NTT Lakukan Gerakan Pangan Murah Di Kabupaten TTS Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perum Bulog serta Bank NTT Cabang Soe menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Kamis (16/5/24) hingga Jumat (17/5/24) lalu di sejumlah titik di Kabupaten TTS. Adapun GPM ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan di Desa Taneotob yang juga diikuti oleh masyarakat Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena sejak Kamis (16/5) hingga Jumat (17/5/24). GPM ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat dengan rincian di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe, 5.000 Kg Beras Medium, 200 Kg Beras premium, 100 Kg Gula Beras Kita, 20 Kg tepung, 20 Kg Bawang merah dan Bawang putih, Minyak Goreng Selfie 90 Liter, Minyak Goreng Damai 60 Liter, Minyak goreng kita 240 Liter. Sedangkan Desa Taneotob dan Desa Noebesi yang terletak di Kecamatan Nunbena dengan rincian 2.000 Kg Beras, 60 Botol minyak goreng dan 50 Kg Gula pasir dan 100 paket sembako yang terdiri atas beras dan gula pasir oleh Bank NTT Cabang Soe. Kegiatan GPM telah menjadi agenda Pemprov NTT yang terus digelar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT dalam rangka pengendalian Inflasi untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan yang cenderung naik akibat sejumlah faktor seperti gagal panen dampak perubahan iklim ekstrim hingga terjadinya kemarau panjang dan waktu panen Petani tidak menentu. Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena merupakan salah satu desa yang turut menyebabkan tingginya angka inflasi di Kabupaten TTS. Bahkan untuk memasok bahan pangan serta sembako lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan warga di desa itu butuh perjuangan keras, dikarenakan sulitnya akses jalan menuju wilayah desa tersebut dikarenakan harus melintasi sejumlah anak sungai. Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Inflasi di kabupaten tersebut pada bulan April 2024 (YoY) sebesar 1,83 persen. Melalui GPM yang secara terus menerus dilaksanakan oleh Pemprov NTT bekerjasama dengan para distributor terkait diharapkan dapat mengantisipasi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok pangan dengan harga terjangkau dibawah harga pasar.( Tim )
Berita

  Kupangonline.com,KUPANG— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama…