Uncategorized

PKB Kota Kupang Memperkuat Solidaritas Lewat Kegiatan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) II Tahun 2025

32
×

PKB Kota Kupang Memperkuat Solidaritas Lewat Kegiatan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) II Tahun 2025

Sebarkan artikel ini







 

Kupangonline.com,Kupang– Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kupang menyelenggarakan Musyawarah Kerja Cabang II (Mukercab), Sabtu sore (9/8/25), kegiatan ini berlangsung di Hotel Sahid T-More Kupang.

Kegiatan dengan mengangkat sebuah tema Bangun Solidaritas untuk Kota Kupang yang Produktif” sebagai wujud komitmen PKB untuk memperkuat barisan kader serta merumuskan arah dan strategi kerja partai ke depan.

Dalam sambutan pembuka, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Nusa Tenggara Timur, Aloysius Malo Ladi, SE, dalam.sambutannya ia menyampaikan bahwa,kegiatan Mukercab menjadi forum strategis pertama yang digelar oleh PKB di tahun 2025.

” Aloysius, berharap melalui forum PKB akan lahir gagasan-gagasan baru, inovatif, dan positif sebagai bagian dari rekomendasi program jangka panjang partai.

Dan Ketua DPW PKB NTT menjelaskan pentingnya semangat kebersamaan di antara seluruh kader yang hadir dalam forum tersebut.

Ia mengajak untuk seluruh kader untuk tetap rendah hati namun percaya diri, serta terus bekerja keras menjaga kepercayaan publik,” kata Aloysius.

Aloysius, pun juga menyatakan pentingnya pengawalan suara secara maksimal, menurut Ketua DPW PKB NTT, kelemahan dalam pengawasan suara dapat menyebabkan hilangnya peluang memperoleh kursi pimpinan.

Oleh karena itu saya mengingatkan DPC dan seluruh struktur partai untuk tidak lengah dalam setiap tahapan politik, mulai dari pemilu hingga pleno penetapan kursi,” ungkapnya.

Ketua DPW PKB NTT mengatakan, kemenangan partai bukan hanya hasil kerja segelintir individu, tetapi buah dari gotong royong dan pengorbanan banyak pihak,” ujar Aloysius.

” Setiap anggota legislatif yang duduk di parlemen harus menyadari bahwa posisi mereka adalah amanah dari ribuan suara rakyat, termasuk dari para calon legislatif lain yang belum berhasil namun tetap memberikan kontribusi besar dalam perjuangan bersama,” jelasnya.

Sementara Ketua DPC PKB Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek, S.Pd., menyampaikan kepada wartawan bahwa musyawarah kerja  adalah forum evaluasi dan konsolidasi yang wajib dilaksanakan minimal dua kali dalam satu periode kepengurusan, sesuai dengan aturan organisasi dan AD/ART partai. Forum PKB sekaligus menjadi refleksi atas perjalanan di Kota Kupang sejak 2021 hingga 2024.

Ewalde, juga mengungkapkan bahwa, evaluasi terhadap program yang telah dijalankan maupun yang belum tercapai menjadi penting untuk menentukan arah kerja partai ke depan.

Selain itu, musyawarah menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara pengurus DPC, pengurus anak cabang, dan ranting.

Ketua DPC PKB Kota Kupang berharap forum musyawarah mampu menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang realistis serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ucapnya.

Ewalde, menilai partai politik, dalam fungsinya, memiliki tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat, bukan hanya melalui parlemen, tetapi juga melalui kebijakan-kebijakan yang mendukung program-program strategis pemerintah.

Ketua DPC PKB menjelaskan. Bahwa,ada beberapa isu nasional yang kini sedang menjadi prioritas, antara lain program makan bergizi gratis, koperasi berbasis pangan, pengelolaan kebersihan, pengentasan kemiskinan, dan distribusi bantuan sosial.

Meskipun program-program dicanangkan oleh pemerintah pusat, pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kondisi dan realitas masyarakat daerah,” papar Ewalde.

” Dalam hal tindakan nyata, PKB mengambil peran sebagai pengawal kebijakan agar program-program strategis yang benar-benar menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Kupang.

Ewalde, juga berharap dan mengatakan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan teknis di lapangan pada saat melakukan suatu tugas penting.

Umtuk itu saya sebagai Ketua DPC PKB Kota Kupang, mengajak seluruh kader untuk aktif mendorong standar pelaksanaan yang tepat dan berpihak kepada masyarakat,” pintanya.

Ewalde, juga mengingat masih banyak keluhan terkait implementasi kebijakan yang tidak sesuai harapan,” tutup Ketua DPC PKB Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek(xx).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *