Uncategorized

Pelantikan Ketua LPM Kelurahan Alak Yang Dilakukan Oleh Camat Alak Sangat Tergesa-Gesa Ini Ada Apa

221
×

Pelantikan Ketua LPM Kelurahan Alak Yang Dilakukan Oleh Camat Alak Sangat Tergesa-Gesa Ini Ada Apa

Sebarkan artikel ini







 

Kupangonline.com,Kupang– Pemilihan Ketua LPM Kelurahan Alak Kecamatan Alak tidak sesuai forum yang ada dalam tatip dan pelantikannya sangat tergesa-gesa oleh Camat Alak dan panitia.

Tanggapan saya sebagai mantan ketua LPM Kelurahan Alak dan juga Calon Ketua LPM atas pelantikan sudah dilakukan oleh Camat Alak, terhadap Ketua LPM terpilih untuk tahun 2025-2028 yang pertama kita apresiasi karena suatu hal yang seharusnya itu perlunya ada perlu pertimbangan-pertimbangan tetapi bisa dapat berlangsung” ujar mantan Ketua LPM Kelurahan Alak, Yonathan Penu ditemu di Pelabuhan Tenau Kupang, Rabu sore ( 13/8/25).

Untuk itu saya sebagai mantan ketua LPM kelurahan Alak mengapresiasi, dalam arti bahwa dan seharusnya ada komunikasi seharusnya ada diskusi tetapi tidak dilakukan dan dilantiknya kita juga apresiasi tapi dalam tanda kutip yang besar,” katanya.

” Kita juga melihat bagini bahwa untuk pemilihan ketua LPM Kelurahan Alak, ini ada beberapa hal yang menjadi persoalan yang terus di minta untuk penjelasan secara detail, yang pertama itu mulai dari pembentukan panitia kedua panitia yang bekerja hingga sampai.pada waktu Pemilihan dari jumlah yang ditetapkan itu ada enam orang namun hanya dua orang saja yang melakukan pemilihan ketua LPM tersebut.

Ada hal-hal yang juga menjadi sebuah prinsip,tetapi yang bt lihat bahwa ada dari peristiwa ini ada.permohanan-permohonan disampaikan itu terkususnya saya dengan teman-teman yaitu minta untuk pemilihan ketua LPM ini kembali dipertimbangkan,” ungkap Yonathan.

Mengapa barus di pertimbangkan karena proses yang dilakukan pada akhirnya kita lihat, dengan dasar yang mereka pakai itu Permen itu sebanarnya kita rujuk pada dasar itu dan ada banyak hal yang kita anggap tidak sesuai dengan permen itu sendiri,” paparnya..

” Hari ini pun juga sebelum pelantikan ketua LPM ada satu yang aneh yang kita anggap ini, seperti dipaksakan atau begitu tergesa-gesa pelantikan ini. Karena undangan yang kita dapat untuk.mediasi dan dengan undangan yang diberikan atau disampaikan kepada Rt dan Rw untuk pelantikan jam 4 sore.

Yonathan. Jadi ini satu keanehan menurut kami karena dimana seharusnya mediasi dilakukan lalu ada jenjang waktu yang harus berikan, untuk adanya pelantikan karena mediasi itu tidak semua mediasi dan dapat berjalan dengan baik, juga menjadi sesuatu yang lebih bijaksana apa bila setelah selesai mediasi.

Menurut saya hari ini pelantikan yang ada dan sudah dilakukan oleh Camat Alak adalah sesuatu luar biasa tetapi, dalam satu tanda kutip yang besar karena pelantikan ini dilakukan sangat tergesa-gesa untuk itu undangan pun tidak pada kami semua dan ini sebagai tanda kutip buat Lurah, Camat dan juga paniti,” jelas mantan Ketua LPM Yonathan.

Sementara Ketua Karang Taruna Alak, Rodiyanto Solsepa mengatakan bahwa saya melihat dalam proses pemilihan ketua LPM ada polimik yang belum terselesaikan, dimana nantinya ketua karang taruna dan LPM juga bersama dengan lurah bersama-sama menyelenggarakan pemerintahan yang ada di kelurahan kita semua pasti selalu ada.

Saya melihat sendiri belum ada penyelesaian yang betul-betul diharapkan oleh Rt, Rw dan calon ketua LPM, merasa karena proses pemilihan itu tidak berjalan dengan baik,” ucapnya.

Sehingga ini harus diselesaikan dulu secara baik sehingga ini bisa jadi baik, sebagai ketua karang taruna kita bisa kerjasama dengan baik, harusnya proses ini berjalan dengan baik dan sesuai aturan yang ada agar ketua LPM yang baru terpilih bisa bekerjasama bersama-sama,” pinta Rodiyanto.

Calon Ketua LPM, Jibriel Mafo menambahkan bahwa kita dari awal itu sudah langsung mengatakan keberatan karen kita melihat bahwa dalam tahapan pemilihan ketua LPM, tidak ada transparansi dan bahkan bagi kami ada semacam pelanggaran hukum.

Sehingga sehari setelah pemilihan bersama-sama dengan Rt, Rw dan kami juga sebagai calon Ketua LPM itu, kami langsung bertemu dengan Pemerintah kota dalam hal.dan Pak Asisten I, untuk meny.ampaikan keberatan kami terkait dengan dugaan adanya pelanggaran,” tutur Jibriel.

” Dari hasil pertemuan dengan Asisten I dan menjelaskan, banyak hal yang sesungguhnya senada dengan pikiran kami, tetapi hari ini tetap ada pelantikan tanpa sekalipun kami ini dipanggil untuk dilakukannya mediasi.

Jibriel, terkait dengan pelantikan hari ini kita sangat hargai, langkah yang diambil oleh Pemerintah apa pun perasaan kita, tetapi kita hormati karena iru hak dari Pemerintah yang punya kewenangan melakukan itu tetapi harus jujur kita atau secara pribadi menyampaikan bahwa kita sangat menyesalkan tindakan dari pada Pemerintah Kota bagi kami atau secara pribadi sangatlah arogan,” tegasnya.

” Karena kuta masyarakat menyampaikan pengaduan ada keberatan secara tertulis yang kita sampaikan, tetapi harusnya ruang diskusi tidak perlu biaya yang besar itu ditutup oleh Pemerintah dan saya berharap semuanya berjalan sesuai aturan yang ada dan berlaku dalam pemilihan ketua LPM,” tutupnya.( X)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *