Uncategorized

Optimalisasi SPAM Kali Dendeng, DPRD Kota Kupang Usul Untuk Beli PDAM Kabupaten Kupang

77
×

Optimalisasi SPAM Kali Dendeng, DPRD Kota Kupang Usul Untuk Beli PDAM Kabupaten Kupang

Sebarkan artikel ini







 

Kupangonline.com.Kupang– Terkait isu air bersih di Kota Kupang kembali memanas dalam sidang Badan Anggaran DPRD bersama Pemerintah Kota Kupang terkait Perubahan APBD 2025, Senin sore (22/9/25).

Dalam Pembahasan yang sangat memanas dan mengerucut pada fasilitas air bersih, penyertaan modal, serta peluang investasi pihak ketiga untuk memperbaiki layanan.

” Ketua DPRD Kota Kupang Richard Odja bersama anggota DPRD Christian Baitanu menegaskan bahwa solusi konkret harus segera dilakukan.

Disampaikan oleh, Christian bahwa sangat menyoroti pentingnya pengoptimalan SPAM Kali Dendeng berkapasitas 150 liter per detik yang mampu melayani 15.000 sambungan rumah, khususnya untuk wilayah barat Kota Kupang.

Pemerintah pusat sudah kucurkan hampir Rp200 miliar untuk pembangunan dan jaringan SPAM. Kalau tidak kita optimalkan, bagaimana nasib pelayanan air bersih,” kata Christian.

Sementara itu Plt. Dirut Perumda Air Minum Kota Kupang, Romy Seran, menambahkan bahwa optimalisasi Spam Kali Dendeng tidak hanya soal sambungan rumah, tetapi juga perlu jaringan tersier.

” Karena itu, ia mendorong agar alokasi anggaran juga melibatkan Dinas PUPR, bukan hanya melalui penyertaan modal Perumda,” jelasnya..

Dengan dorongan Investasi Pihak Ketiga Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja juga menilai Pemkot harus membuka ruang investasi pihak swasta agar masalah air bersih segera teratasi.

Dengan kondisi anggaran terbatas, kolaborasi dengan pihak ketiga bisa jadi solusi terbaik,” pintanya.

Ia juga menyinggung soal penyertaan modal Rp5 miliar tiap tahun ke Perumda, yang dinilai belum efektif karena kinerja manajemen belum maksimal dalam memberikan kontribusi bagi PAD,” ujarnya.

Richard, bahkan mengusulkan opsi lain, yakni alokasi Rp35 miliar untuk hibah aset PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang, yang saat ini melayani sekitar 40% penduduk Kota Kupang.

Kalau kita alihkan aset PDAM Kabupaten ke Kota, kita langsung bisa melayani hampir setengah warga kota, untuk itu saya yakin Bupati Kupang pasti akan setuju, dengan tawaran ini” tegas Richard Odja.( Xx )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *