Penyaluran bantuan

HUT Imamat ke-30, Romo Leo Mali Aksi Sosial Bersama Anak Pemulung

9
×

HUT Imamat ke-30, Romo Leo Mali Aksi Sosial Bersama Anak Pemulung

Sebarkan artikel ini
Suasana saat kegiatan berlangsung di area Car Free Day (CFD). Foto: Istimewa

Kupangonline.com Kupang – Mensyukuri 30 Tahun Imamat, RD Dr. Leo Mali, Pr bersama sahabat dan para aktivis menggelar rangkaian kegiatan sosial di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satunya aksi yang dilakukan dengan jalan sehat bersama komunitas pemulung yang digelar di area Car Free Day, Sabtu 12 Desember 2026.

Kegiatan ini diikuti para aktivis, sahabat, tokoh masyarakat, serta anak-anak pemulung.

Selain untuk menjaga kebugaran dan merawat persaudaraan, jalan sehat ini menjadi sarana mewujudkan empati dan bela rasa kepada anak-anak yang kesehariannya mencari nafkah sebagai pemulung.

Ketua Panitia Aksi Sosial, Hendrikus Ara mengatakan, kegiatan ini meneladani ajaran Romo Leo selama ini. Syukuran yang diinisiasi oleh Romo Leo ini tidak hanya dilakukan dengan misa di gereja. Namun, bersyukur dapat dilakukan dengan aksi sosial.

“Syukuran tidak hanya dengan misa di gereja. Bersyukur berarti berbagi, peduli, terlibat dalam urusan sosial, menjaga lingkungan dan berempati kepada yang terpinggirkan,” ujar Hendrikus.

Menurut Hendrik, selama 30 tahun berkarya, Romo Leo selalu hadir untuk kaum kecil dan suara-suara yang jarang didengar.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan tidak hanya aksi sosial. Namun dilakukan juga dengan pengecekkan kesehatan secara gratis serta bedah buki.

Lanjut Hendrik, rangkaian perayaan HUT Imamat ke-30 ini akan berlanjut dengan beberapa kegiatan sosial lain.

“Kami akan lanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, bazar, pembersihan sampah, dan bedah buku,” terangnya.

Hendrik berharap, momentum ini menjadi pengingat bahwa iman harus diwujudkan dalam tindakan nyata bagi sesama.

Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri dari berbagai komunitas. Aksi sosial ini dihadiri sejumlah tokoh dan organisasi, di antaranya Theo Widodo, Alo Dando, Ketua Forkoma, Ketua Patria, LBH APIK, PIAR NTT, Pemuda Katolik, PMKRI, dan Caritas.

Kebersamaan berbagai komunitas ini menjadi cerminan luasnya dampak pelayanan Romo Leo Mali selama tiga dekade di NTT. (*)