Berita

Ansor NTT Desak Polisi Usut Tuntas Penganiayaan Kader Banser di Tangerang

90
×

Ansor NTT Desak Polisi Usut Tuntas Penganiayaan Kader Banser di Tangerang

Sebarkan artikel ini







Kupangonline.com-Kupang, NTT – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Nusa Tenggara Timur (PW GP Ansor NTT) mengecam keras aksi penganiayaan terhadap kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bernama Rida, usai menghadiri pengajian Habib Bahar Bin Smith di Kota Tangerang, Minggu (21/9/2025).

Ketua PW GP Ansor NTT, Ibrahim D. Laumalang, menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga mencederai perasaan seluruh kader Ansor dan Banser di Indonesia.

“Penganiayaan ini adalah bentuk kekerasan yang tidak bisa ditolerir. Kami mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku,” tegas Baim sapaan akrabnya dalam keterangan resminya, Rabu (1/10/2025).

Menurutnya, negara wajib hadir memberikan perlindungan bagi semua warga negara, termasuk kader Ansor dan Banser yang selama ini aktif menjaga keamanan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. “Kasus ini harus menjadi pelajaran bersama agar kita terus menjaga toleransi dan kerukunan antar sesama,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatkorwil Banser NTT, Kasim A. Koli, menegaskan bahwa kasus ini menimbulkan luka mendalam bagi seluruh anggota Banser.

“Anggota Banser se-NTT sakit hati atas perlakuan pelaku terhadap saudara kami. Penganiayaan terhadap satu kader sama saja melukai ribuan hati kader lainnya,” ujarnya.

Kasim menambahkan, Banser NTT tetap solid dan mendukung penuh proses hukum yang adil. Ia berharap aparat kepolisian bekerja cepat agar pelaku segera mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Insiden penganiayaan terhadap kader Banser di Tangerang kini menjadi sorotan nasional. Publik menunggu langkah tegas kepolisian dalam mengungkap motif serta menindak para pelaku demi tegaknya rasa keadilan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *