Uncategorized

Revolusi Sistem di PKB: Tanpa Voting Lagi, Pengurus Cabang Ditentukan Berdasarkan Kinerja Nyata

6
×

Revolusi Sistem di PKB: Tanpa Voting Lagi, Pengurus Cabang Ditentukan Berdasarkan Kinerja Nyata

Sebarkan artikel ini
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

 

Kupangonline.com, Kupang – Membangun kekuatan partai yang berakar kuat di tengah masyarakat menjadi target utama PKB ke depan. Untuk mewujudkannya, DPP PKB telah merumuskan dua strategi pokok, yaitu peningkatan mutu kader secara berkelanjutan serta memastikan kehadiran pengurus yang aktif dan bekerja langsung bersama rakyat.

Strategi tersebut digaungkan oleh H. Lalu Hadrian Irfani, yang merupakan fungsionaris DPP PKB sekaligus Ketua DPW PKB NTB, saat membuka rangkaian Musyawarah Cabang yang diikuti oleh pengurus dan kader dari lingkup Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Neo Aston Kupang ini dilaksanakan pada hari Selasa, 21 April 2026.

Dalam sambutannya, Hadrian menegaskan bahwa MUSCAB bukanlah sekadar agenda formalitas belaka. Menurutnya, forum ini merupakan momen krusial untuk menyamakan persepsi, mempererat hubungan kekeluargaan, serta merancang langkah-langkah kerja yang akan dijalankan selama periode lima tahun ke depan.

“Acara ini adalah wadah kita bersatu hati dan menyusun rencana kerja yang nyata, bukan sekadar seremonial biasa,” ujarnya.

Perubahan paling mendasar yang diperkenalkan dalam pertemuan ini adalah hilangnya sistem pemilihan melalui pemungutan suara. Mulai saat ini, mekanisme voting untuk menentukan kepengurusan resmi dihapuskan dari aturan MUSCAB.

“Konsep MUSCAB diubah total. Kini fokus utamanya adalah bermusyawarah menyusun program dan strategi, bukan lagi memilih melalui suara terbanyak,” tegasnya.

Kebijakan ini diambil sebagai solusi untuk mencegah terjadinya perselisihan internal yang kerap muncul saat proses pemilihan, sekaligus memperkokoh soliditas organisasi. Penetapan susunan pengurus nantinya akan menjadi kewenangan penuh DPP PKB, dengan pertimbangan utama berdasarkan rekam jejak, dedikasi, dan kompetensi yang telah terukur.

Aturan baru ini merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, dan akan diterapkan secara seragam di seluruh wilayah Indonesia hingga ke tingkatan Anak Cabang.

Tidak hanya mengubah sistem kepengurusan, pihaknya juga telah merencanakan program pembinaan kader berskala besar yang akan dimulai pada tahun 2027. Program ini akan menjangkau seluruh lapisan, mulai dari kader di tingkat desa, pengurus organisasi, hingga anggota dewan yang duduk di lembaga legislatif.

“Setiap elemen partai wajib terlibat dalam mencetak kader-kader berkualitas, tidak terkecuali mereka yang menjabat sebagai wakil rakyat,” tambahnya.

Setelah sistem kaderisasi berjalan efektif, seluruh jajaran diwajibkan untuk aktif turun ke lapangan. Hadrian menegaskan bahwa PKB harus diposisikan sebagai partai gerakan, bukan hanya partai yang aktif saat musim pemilihan saja.

“Kader harus hadir, menyelesaikan masalah warga, dan membangun kerja sama yang erat dengan pemerintah daerah demi kesejahteraan bersama,” pungkasnya.

Prestasi PKB Meningkat Pesat di Pemilu Terakhir

Di kesempatan terpisah, Ketua DPW PKB NTT, Alo Malo Ladi, menyampaikan bahwa MUSCAB adalah wadah tertinggi untuk mengevaluasi kinerja serta merumuskan arah kebijakan partai di daerah. Ia menyampaikan rasa syukur atas pencapaian gemilang yang diraih pada Pemilu 2024 lalu.

“Perolehan kursi di Kota Kupang berhasil naik dari 4 menjadi 5 kursi. Bahkan, sejarah baru terukir karena kita berhasil merebut satu kursi di DPRD Provinsi NTT untuk pertama kalinya,” ungkapnya bangga.

Ia juga mengingatkan seluruh kader untuk selalu memegang teguh loyalitas dan menjaga persatuan, agar tidak ada perpecahan yang dapat menghambat kemajuan organisasi.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Rony Lotu, menjelaskan bahwa dalam forum ini juga dibahas berbagai program kerja, baik untuk keperluan internal partai maupun program pelayanan kepada masyarakat. Untuk posisi Ketua DPC PKB Kota Kupang, saat ini telah terdaftar sebanyak delapan nama yang masuk dalam daftar calon awal.

“Nama-nama tersebut masih berstatus usulan sementara. Penetapan siapa yang akan menjabat baru akan diputuskan dan diumumkan melalui Surat Keputusan resmi yang dikeluarkan oleh DPP PKB,” jelasnya.

Pemimpin Daerah Apresiasi Langkah Strategis PKB

Dalam acara yang sama, Bupati Kupang Yosef Lede menilai bahwa MUSCAB memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Ia berharap kepemimpinan yang nantinya terpilih mampu menjadi mitra yang solid bagi pemerintah dalam menyelesaikan berbagai tantangan, salah satunya adalah menekan angka kemiskinan.

“Kami berharap pengurus baru yang lahir dari MUSCAB ini bisa bekerja sama membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi dan peran aktif PKB dalam mendukung kemajuan Kota Kupang selama ini.

“Perkembangan dan kemajuan kota ini tidak lepas dari peran serta partai politik, termasuk PKB yang selalu membangun sinergi positif dengan pemerintah daerah,” katanya.

Ia juga menyebut bahwa MUSCAB merupakan ruang demokrasi yang ideal untuk melahirkan gagasan-gagasan progresif. “Inti dari musyawarah bukanlah soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita saling mendengar dan mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya,” tegasnya.

Dengan adanya perubahan sistem dan penguatan struktur organisasi ini, PKB menargetkan peningkatan perolehan suara dan kursi legislatif yang lebih signifikan pada pemilihan umum mendatang, baik di wilayah Kota Kupang maupun Kabupaten Kupang. Kolaborasi antara partai dan pemerintah daerah juga terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan yang merata dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
(Xx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *